Breaking News:

Aktivitas Warga Pascanatal di Sumut

Libur Natal 25-26 Desember, Produksi Sampah di Kota Pematangsiantar Capai 550 Ton Per Hari

Tercatat, selama dua hari libur Natal 25-26 Desember 2020, produksi sampah di kota Pematangsiantar mencapai 550 ton setiap hari.

TRIBUN MEDAN/ALIJA
ASISTEN II Administrasi Pemerintahan dan Perekonomian Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar Zainal Siahaan, bersama beberapa OPD memantau sampah di Pasar Horas, Senin (28/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Momen Natal di Kota Pematangsiantar  yang kerap dirayakan warga dengan berbagai aktivitas, turut mencatatkan produksi sampah dengan jumlah lebih banyak dari biasanya.

Tercatat, selama dua hari libur Natal 25-26 Desember 2020, produksi sampah di kota ini mencapai 550 ton setiap hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemko Pematangsiantar, Dedy T Setiawan mengatakan, jika hari biasa produksi sampah sekitar 450 ton sehari namun selama libur Natal naik menjadi 550 ton.

"Mengalami kenaikan produksi sampah selama dua hari belakangan libur Natal, dari 450 ton menjadi 550 ton sehari," ujar Dedi.

Menurut Dedi, produksi sampah selama libur Natal berasal dari sampah rumah tangga, restoran atau rumah makan, lokasi kuliner dan tempat hiburan atau wisata serta fasilitas umum lainnya.

Meski produksi sampah meningkat tambah Dedy, pihaknya tetap menugaskan petugas kebersihan mengangkut untuk menghindari tumpukan sampah. Selain itu patroli petugas pemungut sampah juga dikerahkan memantau ke kawasan pemukiman penduduk.

Di tempat terpisah, para pedagang dan warga diimbau agar tetap menjaga kebersihan Pasar Horas, terutama di jalan-jalan protokol.

Sampah-sampah agar dibuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang telah ditentukan oleh Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) dan Dinas Lingkungan Hidup.

Imbauan tersebut disampaikan Asisten II Administrasi Pemerintahan dan Perekonomian Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar Zainal Siahaan, saat mengunjungi Pasar Horas bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (28/12/2020).

Zainal mengatakan masyarakat dan pedagang hendaknya tetap menjaga kebersihan lokasi Pasar Horas.

Terkhusus  pedagang di Pasar Horas Gedung IV agar membuang sampah di belakang, yakni di Jalan Lokomotif yang sudah disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup. 

Zainal meminta agar masyarakat dan pedagang membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Untuk di Jalan Lokomotif nantinya parkir agar dibuat satu jalur oleh Dinas Perhubungan. Sehingga truk pengangkut sampah bisa mengangkat sampah di lokasi yang telah ditentukan. Proses pengangkutan sampah akan dilakukan dua kali dalam sehari, pagi dan sore," terang Zainal.(alj/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved