Breaking News:

Meninggal Dibunuh di Malaysia, TKI Asal Asahan Ingin Pulang ke Indonesia dengan Gelar Ustadzah

Sri Dewi (47), Ibu kandung dari Lisa menceritakan bahwa Lisa memiliki kepribadian yang sangat baik dan perduli terhadap keluarga.

TRIBUN MEDAN/HO
KESUMA Hayati Aulia Sirait alias Lisa Sirait, TKI korban pembunuhan di Klang, Selangor, Malaysia. 

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Kesuma Hayati Aulia Sirait (14), TKI asal Dusun 11, Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Indonesia yang mengadu nasib di Malaysia meninggal dunia dengan cara tragis.

Perempuan yang akrab disapa Lisa ini dibunuh oleh seorang pria yang diduga berkebangsaan Indonesia yang juga mengadu nasib di Malaysia. Pria tersebut tinggal tepat di sebelah kamar Lisa.

Sri Dewi (47), Ibu kandung dari Lisa menceritakan bahwa Lisa memiliki kepribadian yang sangat baik dan perduli terhadap keluarga.

Sri Dei menuturkan, Lisa sering berkomunikasi dengan dirinya menggunakan aplikasi WhatsApp dengan cara video call.

Dalam setiap pesannya, Lisa mengatakan sangat ingin menjadi seorang ustadzah setelah pulang dari Malaysia. Ia sengaja mengumpulkan pundi-pundi rupiah demi melanjutkan sekolahnya di Indonesia.

"Mak, adek nanti pulang jadi ustadzah ya," kata Dewi menirukan ucapkan anaknya kepada Tribun-Medan.com, Senin (28/12/2020).

Dengan mata kosongnya, Dewi menjelaskan untuk anaknya itu menabung dari uang gajinya g untuk dijadikan modal sekolah.

"Enggak Mak, adek udah ada ilmunya di sini. Adek  nanti pulang jadi ustadzah," katanya.

Dikatakannya, Lisa anak yang tidak pernah meninggalkan salat lima waktu, dia selalu mengingatkan Dewi agar tidak meninggalkan salat.

"Sampai yang terakhir dia keluar dari rumah majikannya yang dulu, dibawanya mukenah yang kami bawakan dari sini. Selain itu ditinggalnya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved