Breaking News:

Ayah Sadis Bunuh 2 Anak usai Sang Istri Selingkuh dengan Teman Kerja: 'Aku Akan Bawa Anakku'

Seorang ayah membunuh dua anaknya yang masih kecil, setelah istrinya mengungkapkan bahwa dia berselingkuh di tempat kerjanya.

Editor: Sally Siahaan
The Sun/Instagram
Ayah bunuh dua anaknya setelah mendengar perselingkuhan sang istri 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ayah membunuh dua anaknya yang masih kecil, setelah istrinya mengungkapkan bahwa dia berselingkuh di tempat kerjanya

Melansir The Sun, Fazyl Khalikov (37) membunuh putranya  Askar (6) dan putrinya yang berusia 18 bulan, Ayana, lalu mengakhiri hidupnya sendiri setelahnya.

Sebelum melakukan aksinya, Fazyl sempat mengirim pesan kepada saudaranya: "Saya akan membawa anak-anak bersamaku".

Tindakan gila itu dilakukan nya setelah sang istri Galiya (31) mengaku berhubungan seks dengan seorang rekan kerja saat berpesta di Ufa, Rusia.

Galiya juga memberi tahu suaminya bahwa dia ingin bercerai. 

Fazyl Khalikov killed himself and his kids after his wife Galiya had an affair

Baca juga: JAM TAYANG Sinetron Ikatan Cinta RCTI, Aldebaran Panik, Papa Surya Baca Surat Perjanjian Al - Andin

Keinginan Galiya untuk bercerai sudah lama, hanya saja belum memiliki keberanian untuk mengungkapkannya.

Pasangan suami dan istri itu kemudian berkeliling kota bersama-sama sambil mengobrol, dan setelah itu Fazyl mengatakan kepadanya bahwa dia ingin mengajak anak-anak mereka jalan-jalan.

Pria itu kemudian mengantarkan anak-anak mereka ke desa terpencil sejauh 120 mil dari kota.

Dia mengirim pesan kepada kakaknya untuk mengatakan: “Istri saya selingkuh, dia mengaku hari ini.

“Dia mengatakan kepada saya bahwa dia mencintai pria lain dan mereka berhubungan seks di pesta perusahaan mereka. Selamat tinggal, aku akan membawa anak-anak bersamaku. "

Askar, six, and 18-month-old Ayana were killed

Baca juga: INILAH Warna Keberuntungan, Dihindari Bagi 12 Shio di Tahun 2021, Shio Ular Tak Pakai Warna Merah

Fazyl memperbaiki selang sehingga asap knalpot masuk ke dalam mobil dan menelepon istrinya untuk memberi tahu bahwa putra mereka telah meninggal dan putri mereka akan segera meninggal.

Dia segera menelepon polisi, tetapi mobil dengan tiga mayat itu ditemukan dua jam kemudian di lokasi tepi sungai yang terpencil.

Seorang kerabat mengatakan bahwa Fazyl telah merekam pesan dari Galiya di mana dia "mengaku mengkhianatinya".

Kerabat Galiya bernama Rosa, berkata bahwa sang ibu kini dalam kondisi syok setelah kehilangan dua anaknya.

Komite Investigasi Rusia mengatakan bahwa kasus ini berasal dari pertengkaran karena kecemburuan.

“Dia melakukan pembunuhan dan bunuh diri. Mobil dengan mayat segera ditemukan oleh penyelidik," kata petugas.

Ponselnya berisi bukti "yang menjelaskan tindakannya". (sal/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved