Breaking News:

Dishub Provinsi dan BNN Tes Urin Sopir Bus di Terminal Tanjung Pinggir Siantar

operasi dadakan berupa tes urine sopir dan kondektur bus di Terminal Tipe A Tanjung Pinggir, Kota Pematangsiantar, Selasa (29/12/2020) siang.

TRIBUN MEDAN / HO
Seorang sopir bus yang baru tiba di Terminal Tipe A Tanjung Pinggir, Kota Pematangsiantar, akan menjalani pemeriksaan urine, Selasa (29/12/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara bersama Badan Narkotika Nasional (BNNK) Pematangsiantar gelar operasi dadakan berupa tes urine sopir dan kondektur bus di Terminal Tipe A Tanjung Pinggir, Kota Pematangsiantar, Selasa (29/12/2020) siang.

Kegiatan mendadak ini ditujukan bagi para awak bus sebagai faktor penting untuk menjaga keselamatan penumpang dalam perjalanan di musim liburan Tahun Baru 2021.

"Tes urine dan cek kendaraan kami lakukan sebagai bagian untuk memberi rasa nyaman kepada sewa yang menumpang bus, dan meminimalisir kecelakaan yang terjadi di Sumatera Utara" kata Muchsin Harahap Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara.

Muchsin menambahkan, hasil tes ini akan langsung diketahui tak lama setelah para awak bus dites urine dan kesehatannya. Selanjutnya, bila sampai ditemukan para awak bus yang positif narkoba atau kesehatannya tak layak, pihaknya pun akan langsung berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Apabila ditemukan, kami koordinasikan dengan instansi terkait untuk mengambil tindakan supaya awak bus diistirahatkan dan dilarang mengemudi, serta mengganti supir tersebut yang positif narkoba," ujar dia.

Operasi ini digelar berlangsung selama empat hari. Lanjut Muchsin, pihaknya telah menemukan awak bus yang positif. "Kemarin kita temukan sopir bus Putra Simas yang positif narkoba, sebagai sanksinya, kita tidak perbolehnya mengendarai bus dan sopir tersebut agar diganti," katanya.

Di tempat yang sama, Koordinator Satuan Pelayaanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Tanjung Pinggir, Jumanter Pangaribuan mengatakan, kegiatan yang didukung oleh Dishub Provinsi Sumatera Utara jelang Nataru ini rutin dilakukan supaya keselamatan penumpang terjamin.

"Selain memberi rasa aman bagi penumpang bus, kita tetap menekankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan serta mencek suhu tubuh," ucap Jumanter.

Disinggung soal aktivitas bus di Terminal Tanjung Pinggir, Jumanter mengatakan, untuk bus yang layak jalan itu persentasenya mencapai 80 persen dan tidak layak jalan 20 persen, dari 400-an bus yang melintas tiap harinya.

Sementara itu, Kepala Seksi Koordinator Seksi Pencegahan dan pemberdayaan BNNK Pematangsiantar, Dewi Sartika Tarigan membenarkan langkahnya bersama Dinas Perhubungan untuk memberikan rasa aman kepada para penumpang.

Apalagi, jumlah penumpang semakin bertambah menjelang Tahun baru saat ini. Tes ini diharapkan juga akan menjadi perhatian khusus kepada awak bus yang membawa para penumpangnya.

"Tes urine ini diharapkan akan menjadi perhatian serius bagi para sopir dan awak bus yang tak memperhatikan keselamatannya dan keselamatan orang lain," kata Dewi.

Lanjut Dewi lagi, selama empat hari menjalankan kegiatan tersebut. Pihaknya telah mengecek urine awak bus sebanyak 52 orang, yang mana ditemukan 1 orang di antaranya positif narkoba telah diperiksa lebih lanjut oleh BNN.

(Alj/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved