Breaking News:

Tahun 2020 Pengurusan Paspor di Medan Menurun Drastis Hingga 77 Persen, Ini Alasannya

Terjadi penurunan drastis pengurusan paspor sepanjang tahun 2020, di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan.

TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas I khusus TPI Medan, Saroha Manullang (tengah) dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Imigrasi, Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (30/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terjadi penurunan drastis pengurusan paspor sepanjang tahun 2020, di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan.

Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Saroha Manullang kepada tribunmedan.com usai konferensi pers di Kantor Imigrasi, Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (30/12/2020).

Dikatakannya, dalam penyelenggaraan pelayanan keimigrasian bagi WNI, di tahun 2020 Kantor Imigrasi kelas I khusus TPI Medan telah menerbitkan paspor sebanyak 22.282, dengan rincian 17.392 paspor 48 halaman, 2.860 e paspor 48 halaman, dan 2.030 paspor 24 halaman.

Total penerbitan paspor pada tahun 2020 ini lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2019 yang mencapai 96.611.

"Dengan demikian terjadi penurunan pelayanan paspor sebesar 77 persen di tahun 2020, penurunan yang sangat signifikan ini disebabkan oleh penyebaran pandemi Covid 19 yang mengakibatkan lalu lintas antar negara ditutup, hampir sepanjang tahun ini sehingga tingkat kebutuhan masyarakat dalam melakukan permohonan paspor menjadi menurun tajam," katanya.

Benar saja, pantauan tribunmedan.com di lantai satu kantor imigrasi, tepatnya di tempat pembuatan paspor memang terlihat sunyi aktifitas, tidak terlihat satu pun warga yang mengantri membuat paspor.

Berbeda dari sebelum pandemi, biasanya ruangan tersebut dipadati oleh ratusan pemohon untuk membuat paspor.

"Pandemi ini menjadi salah satu kendala kita secara nasional, biasanya di sini setiap hari ramai, tapi hari ini kosong. Yang dulunya sebelum Pandemi ratusan kini 1 hari cuma 15 sampai 20. Bahkan terkadang 2 atau 3, apalagi bulan Maret hingga Agustus kemarin kita Lockdown artinya tidak ada pelayanan paspor. Namun ada sedikit kenaikan di awal Desember kemarin," katanya.

Selain itu, katanya perlintasan orang keluar dan masuk wilayah Indonesia melalui tempat pemeriksaan imigrasi di Bandara Udara Kualanamu, juga mengalami penurunan yang signifikan.

Akibat penyebaran pandemi Covid-19 tercatat total perlintasan orang sepanjang tahun 2020 adalah 450.430. Dibandingkan dengan tahun 2019 mencapai 2.160.584. Dengan demikian kata Saroha terjadi penurunan perlintasan sebesar 81% di tahun 2020

"Meskipun tingkat permohonan paspor dan perlintasan menurun, Kantor Imigrasi kelas 1 khusus TPI Medan tetap melakukan upaya preventif. Adanya pekerja Migran Indonesia non prosedural atau (PMI-NP) di luar negeri melakukan penolakan permohonan paspor dan penundaan keberangkatan di TPI Kualanamu," katanya.

Pada tahun 2020, kata Soroha, telah dilakukan pengolahan permohonan paspor terhadap 142 orang WNI dan penundaan keberangkatan di TPI Kualanamu terhadap 6 orang WNI.

"Penolakan permohonan paspor dan penundaan keberangkatan ini, disebabkan yang bersangkutan diduga kuat akan menyalahgunakan dokumen perjalanannya untuk bekerja secara ilegal di luar negeri," ungkapnya.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved