Breaking News:

Penanganan Covid

Cegah Kerumunan, Begini Cara Polres Tanah Karo Urai Pergantian Tahun di Tugu Perjuangan Berastagi 

"Kalau pengalihan dan penutupan belum ada, apalagi ini jalan nasional dan jalan lintas penghubung antar kabupaten dan kota," ungkapnya. 

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Royandi Hutasoit
NASRUL / TRIBUN MEDAN
Personel Satlantas Polres Tanah Karo, melakukan penguraian kendaraan yang melintas di kawasan Tugu Perjuangan Berastagi, Jumat (1/1/2020) dini hari.  

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Mencegah terjadinya kerumunan massa saat pergantian tahun di seputar Tugu Perjuangan, Berastagi, Polres Tanah Karo langsung mengambil tindakan dengan terus melakukan pergeseran pengendara yang melintas.

Amatan www.tribun-medan.com, arus lalulintas di kawasan ini terlihat ramai lancar dan tidak terlihat adanya penumpukan kendaraan. 

Pasalnya, biasanya memang di seputar Tugu Perjuangan ini menjadi salah satu pusat masyarakat untuk menyambut tahun baru. Namun, dikarenakan saat ini masih dalam masa pandemi penyebaran virus corona (Covid-19), sehingga pihak terkait mengambil tindakan untuk tidak mengizinkan adanya pemusatan massa. 

Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Ita Lestari br Ginting, menjelaskan jika hingga menjelang malam pergantian tahun pihaknya melihat kondisi arus lalulintas terpantau ramai lancar. Dirinya mengatakan, untuk menghindari keramaian pihaknya langsung mengarahkan pengendara untuk melintasi kawasan ini dan tidak memperbolehkan pengendara untuk berhenti. 

"Ya kita lihat ramai lancar, tapi untuk menghindari kerumunan massa, langsung kita arahkan pengendara untuk langsung melintas," ujar Ita, Jumat (1/1/2020) dini hari. 

Saat ditanya apakah ada penutupan atau pengalihan arus lalulintas, perwira dengan lambang tiga balok emas di pundaknya itu mengatakan jika pihaknya belum memberlakukan hal tersebut. Dirinya mengatakan, selain dikarenakan memang tidak ada penumpukan kendaraan di kawasan ini, jalan yang melintasi Tugu Perjuangan ini juga merupakan jalur utama penghubung antar kabupaten dan kota. 

"Kalau pengalihan dan penutupan belum ada, apalagi ini jalan nasional dan jalan lintas penghubung antar kabupaten dan kota," ungkapnya. 

Hingga detik-detik pergantian tahun, terlihat di kawasan Tugu Perjuangan ini memang masih ada masyarakat yang menunggu apakah ada pesta kembang api dari warga yang telah mempersiapkan kembang apinya. Namun, dikarenakan memang petugas sudah melakukan sterilisasi tidak terlihat adanya penumpukan pengendara yang berhenti, bahkan tidak ada kemeriahan warna-warni kembang api. 

Ita juga menjelaskan, jika pihaknya juga akan melakukan sterilisasi setelah melewati pergantian tahun untuk menghindari kerumunan massa di titik ini. 

"Setelah pergantian tahun, langsung kita bubarkan," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com)  

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved