Breaking News:

Sudah Terikat PP 72, Pemkab Deliserdang Belum Ubah Nomenklatur Dua Rumah Sakit

Ke depannya, jabatan direktur akan diisi oleh pejabat eselon III B dan d ibawahnya langsung diisi oleh jabatan Kepala Seksi (Kasi).

DOK. Humas Pemkab Deli Serdang
BUPATI Deli Serdang, Ashari Tambunan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemkab Deliserdang belum melaksanakan perubahan nomenklatur jabatan yang ada di lingkungan dua rumah sakitnya pada saat ini seperti di RSUD Deliserdang dan Pancur Batu.

Meski dari jauh hari sudah ada Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 2019 tentang Perubahan PP nomor 18 tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah, namun pada pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan pejabat Pemkab pada 30 Desember lalu tidak ada satu orang pun pejabat di lingkungan rumah sakit yang ikut.

Saat itu pelantikan hanya diikuti oleh 234 orang pejabat dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Beredar kabar kalau Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan masih terus menimang-nimang orang yang bakal menduduki jabatan struktural di dua rumah sakit tersebut. Saat ini pejabat yang ada masih berstatus sebagai pejabat fungsional. 

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Deliserdang, M Yusuf yang dikonfirmasi membantah kalau pejabat di lingkungan rumah sakit belum dilantik dan dikukuhkan karena persoalan orang-orangnya. Karena RSUD bakal menjadi OPD dan jabatan Direktur harus diisi pejabat eselon II maka ada yang akan dikonsultasikan lagi.

Dirinya mengakui kalau saat ini Pemkab juga terikat dengan PP 72 tahun 2019.

"Mau kami koordinasikan dulu ke Kemendagri dan KASN. Tanya persoalan personel dan susunannya bagaimana. Sekarang di rumah sakit kan fungsional dan ini mau jadi struktural. Kami mau tahu tata caranya dan bagaimana aturannya. Bukan karena persoalan siapa pejabat yang bakal di situ,"ucap M Yusuf, Minggu (3/1/2021).

Yusuf mengakui kalau sebenarnya untuk di lingkungan RSUD Pancur Batu sudah tidak ada kendala lagi.

Jabatan direktur sudah bisa dilantik dan tidak lagi menjadi jabatan fungsional. Ke depannya, jabatan direktur akan diisi oleh pejabat eselon III B dan d ibawahnya langsung diisi oleh jabatan Kepala Seksi (Kasi).

"Rumah sakit induknya ini yang mau kita koordinasikan. Rumah Sakit Pancur Batu enggak ada masalah. Kemarin ada yang belum dimengerti dari maksud PP 72 tahun 2019. Karena (jabatan) di RSUD Deliserdang jadi eselon II makanya kita konsultasikan lagi. Bulan 1 atau bulan 2 inilah kita konsultasikan lagi," kata Yusuf. 

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved