Breaking News:

Belajar Tatap Muka di Sumut Batal

Pembelajaran Tatap Muka Masih Ditunda, Disdik Karo Lakukan Pengecekan Fasilitas Prokes ke Sekolah

Surat edaran Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, yang menyatakan bahwa pembelajaran tatap muka ditunda sampai dengan waktu yang tidak ditentukan. 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
KEPALA Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Eddi Surianta Surbakti. 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini diketahui belum mengizinkan seluruh sekolah untuk melakukan aktivitas pembelajaran secara tatap muka. Hal ini juga telah tertuang di dalam surat edaran Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, yang menyatakan bahwa pembelajaran tatap muka ditunda sampai dengan waktu yang tidak ditentukan. 

Diketahui, untuk di Kabupaten Karo sendiri Dinas Pendidikan Kabupaten Karo juga belum memperbolehkan seluruh sekolah di jajarannya untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo Dr Eddi Surianta Surbakti, hingga saat ini pihaknya masih tetap menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh atau dari rumah. 

"Kita masih tetap melakukan pembelajaran dari rumah dulu. Apalagi terbaru gubernur mengatakan jika pembelajaran tatap muka di semester genap ini agar ditunda dulu," ujar Eddi, Senin (4/1/2021).

Eddi mengatakan, walaupun sampai saat ini di sekolah belum ada aktivitas pembelajaran secara normal namun pihaknya berencana untuk melakukan pengecekan ke sekolah-sekolah.

Dirinya menjelaskan, pengecekan  dilakukan untuk melihat kesiapan sekolah dalam menyediakan fasilitas yang telah sesuai standar Protokol Kesehatan (Prokes). 

"Memang rencana kita akan lakukan cek ke sekolah. Di surat dari gubernur juga meminta kepada satuan pendidikan untuk mengecek kesiapan. Jadi agar kalau nanti sudah boleh belajar tatap muka, kita sudah siap," ucapnya. 

Pria berkacamata ini mengaku, nantinya sebelum melakukan pengecekan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan rapat dengan lintas sektoral di tingkat kabupaten.

Dirinya menyebutkan, nantinya pihaknya terutama akan bekerjasama dengan tim dari Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Karo untuk memberikan masukan seputar apa saja fasilitas yang harus disediakan di setiap sekolah. 

"Mungkin hari Kamis ini akan kita lakukan rapat untuk persiapan sebelum cek langsung ke sekolah. Nanti di rapat itu akan kita bahas apa saja yang menjadi syarat dan standar fasilitas yang harus ada," ungkapnya. 

Eddi menambahkan, nantinya jika memang pengecekan telah dilakukan dan pemerintah provinsi memberikan izin dilakukan pembelajaran tatap muka, pihaknya tidak akan langsung melakukan pembelajaran secara normal ini.

Dirinya menyebutkan, agar persiapan semakin matang pihaknya juga berencana akan melakukan simulasi terlebih dahulu hingga dipastikan benar-benar aman. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved