Breaking News:

Securities Crowdfunding Jadi Alternatif Pendanaan Bagi Milenial dan UMKM

Per 21 Desember 2020, terdapat 126 penerbit yang melakukan penghimpunan dana melalui equity crowdfunding senilai Rp 178,4 M dan 37,2 ribu investor.

TRIBUN MEDAN/SEPTRIMA
KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dalam Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2021 yang digelar secara virtual, Senin (4/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Securities Crowdfunding (SCF) resmi diluncurkan di hari pertama perdagangan bursa tahun 2021, Senin (4/1/2021).

Securities Crowdfunding atau penawaran efek melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi ini diharapkan sebagai alternatif sumber pendanaan yang cepat, mudah, dan murah bagi kalangan generasi milenial dan UMKM yang belum bankable untuk  mengembangkan usahanya. 

"Artinya anak muda yang mendapatkan SPK dari pemerintah yang notabene adalah secure, silakan untuk rising fund melalui pasar modal dengan cara yang sangat mudah dan juga jumlahnya tidak perlu besar," kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dalam Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2021 yang digelar secara virtual, Senin (4/1/2021). 

SCF diatur melalui POJK nomor 57/POJK.04/2020. UMKM Penyedia Barang dan jasa pemerintah dapat melakukan penghimpunan dana melalui SCF. 

Wimboh mengatakan hal ini akan memberikan ruang bagi anak-anak muda yang belum bankable ikut rising fund di pasar modal. 

Secara potensi, katanya, per 21 Desember 2020, terdapat 126 penerbit yang melakukan penghimpunan dana melalui equity crowdfunding senilai Rp 178,4 miliar dan 37,2 ribu investor. 

"ALUDI memperkirakan Rp 300 miliar dana akan dihimpun melalui SCF di 2021. ALUDI merupakan asosiasi yang menaungi rising fund di pasar modal yang kaitannya dengan dana SCF. Sehingga bersama-sama akan mendampingi, membina, dan menertibkan apabila ada yang melanggar market contract jadi investor bisa terlindungi," katanya. 

Dikatakannya potensi SCF ini sangat besar. Saat ini lebih dari 160 ribu UMKM berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah secara elektronik dan dengan nilai transaksi paket pengadaan sebesar Rp 74 triliun di 2020. 

"Ini juga bagus dimana anak-anak muda yang biasanya backpacking, spending yang kini ruangnya terbatas. Silakan uangnya dimasukkan ke pasar modal melalui investasi ritel yang kita ciptakan dimana semuanya dilakukan secara elektronik, tidak perlu hadir secara fisik. Investasi dan IPO bisa dilakukan secara elektronik," katanya. 

Dikatakannya, pihaknya bersama SRO  juga siap melakukan edukasi kepada masyarakat di daerah terutama kaum milenial. Untuk meningkatkan kepercayaan investor , pihaknya pun akan mengimplementasikan ketentuan Dana Kompensasi Kerugian Investor (Disgorgement Fund) pada tahun ini. 

"OJK akan memanfaatkan berbagai momentum adanya beberapa kebijakan pemerintah yang bisa didorong dengan perluasan pasar modal. Seperti  adanya kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera yang memberikan ruang lebih luas bagi pengembangan pasar modal terutama penggalangan maupun investasi di pasar modal. Selain itu obligasi daerah akan kita realisasikan dan kita dorong," katanya. 

Selain itu kebijakan UU Cipta Kerja juga memberikan ruang untuk rising fund di pasar modal. Adanya kelebihan dana juga bisa untuk diinvestasikan di pasar modal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang turut hadir mengatakan untuk mendukung pemberdayaan UMKM, pemerintah telah memberikan berbagaim kemudahan.

Adapun kemudahan yang dipersiapkan antara lain pembentukan PT yang tidak dibatasi (modal) Rp 50 juta dan bisa membentuk PT sendirian dan sifatnya pendaftaran. 

"Jadi UKM cukup mendaftar dari website. Dan dengan demikian 64 juta sektor informal bisa bertransformasi menjadi sektor formal. Apalagi pasar modal membuka diri dengan Security Crowdfunding," katanya. (sep/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved