Vaksin Covid Tiba di Sumut
Vaksinasi di Sumut Dimulai 14 Januari 2021, Satu Orang Peroleh Dua Dosis
Alwi menjelaskan, bahwa setiap orang yang menjalani vaksinasi covid-19 akan mendapat dua dosis.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Kesehatan Sumatra Utara, Alwi Mujahit Hasibuan menyatakan bahwa pihaknya merencanakan vaksinasi covid-19 di Sumut dimulai pada 14 Januari 2021.
Alwi mengatakan, bahwa vaksin yang diterima itu diprioritaskan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas dan kontak langsung dengan pasien terpapar virus corona.
"Untuk Sumut Insya Allah tanggal 14 Januari. Kita berharap nanti pencanangannya bisa dihadiri tokoh-tokoh, pimpinan daerah, tokoh kesehatan atau dokter yang sangat dikenal masyarakat," ucap Alwi di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Selasa (5/1/2021).
Alwi menjelaskan, bahwa setiap orang yang menjalani vaksinasi covid-19 akan mendapat dua dosis.
Untuk tahap pertama ini, Sumut mendapat 21 koli Vaksin Sinovac, yang mana satu koli berisi 1.960 vial. Sehingga total vaksin yang diterima totalnya berjumlah 40 ribu vial.
Dan saat ini vaksin masih disimpan di gudang yang berada di Jalan Thamrin Medan. Kata Alwi, ribuan vaksin itu tersimpan di alat penyimpanan vaksin pada umumnya yang memiliki suhu 2-8 derahat celsius.
"Satu orang dua dosis. Berarti ini untuk 20 ribu orang. Tapi nanti kita pertimbangkan dulu. Lihat jadwal, pengiriman selanjutnya apakah waktunya dekat, jadi vaksin yang mungkin untuk 40 ribu orang. Tapi kalau jarak waktu pengiriman tahap kedua jauh, vaksin yang ada ini berarti untuk 20 ribu orang, karena kan ada ketentuannya," jelasnya.
Sementara, untuk pendistribusian Dinkes Sumut masih akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
"Itu langsung dari pusat. Nanti dari aplikasi Peduli Lindungi, masing masing kita bisa lihat dari situ. Tapi saya sudah surati BPJS Kesehatan, karena dari situ bisa terbaca, komposisinya Medan berapa, Deliserdang berapa dan sebagainya," ungkap Alwi.
Disinggung mengenai kedatangan vaksin yang lebih awal dari keterangan dirinya sebelumnya. Alwi mengaku bahwa itu merupakan informasi awal yang ia terima dari pusat, namun terjadi perubahan.
"Memang rencana semalam jam 4 sore sampai. Tapi kan ini dari pusat. Dinamis semua," ujarnya.
(ind/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/vaksin-covid-19-tiba-di-bandara-kualanamu-mendapat-pengawalan-pihak-kepolisian.jpg)