Breaking News:

Kejari Simalungun Naikkan Kasus Dugaan Korupsi KONI Simalungun ke Penyidikan

Ada dugaan kerugian negara pada anggaran KONI dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019.

TRIBUN MEDAN/ALIJA
KASI Intel Kejari Simalungun, Ratno Pasaribu. 

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Kejaksaan Negeri Simalungun melalui Kasi Intelijen Ratno Pasaribu menyebut, kejaksaan tengah menyidik dugaan korupsi pada tubuh organisasi KONI Simalungun pimpinan Bambang Wahono terkait anggaran periode 2016-2019.

Ratno menyampaikan, penyidikan dilakukan oleh Tim Pidsus Kejari Simalungun pimpinan Asor Oloan. Namun ia enggan menjelaskan secara gamblang mengingat penyidikan masih berlangsung.

"KONI Simalungun masa kepemimpinan Bambang Wahono dan Sekretaris (Alm) Manulang. Ada dugaan kerugian negara pada anggaran KONI dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019," ujar Ratno di ruang kerjanya, Rabu (6/1/2021) siang.

Ratno menyampaikan, selama tiga tahun itu, KONI Simalungun mendapat anggaran total Rp 2,4 miliar. Kemudian ada dugaan kerugian negara maupun perbuatan melawan hukum saat penggunaan uang tersebut.

"Total keseluruhan itu Rp 2,4 miliar. Kita menunggu audit dugaan kerugian negara. Kita tunggu hasil audit dari BPKP Sumatera Utara," ujar Ratno seraya menyebut Tim Pidsus Kejaksaan juga telah memeriksa seluruh pengurus cabang olahraga.

Dalam penyidikan, Kejaksaan Negeri Simalungun, ujar Ratno mendapat kendala di mana beberapa atlet yang dimintai keterangan telah berpindah domisili. Sementara untuk pihak-pihak yang dimintai keterangan sejauh ini sangat koperatif.

"Kita terkendala dengan atlet yang pindah. Sudah semua pengurus cabang olahraga yang kita periksa. Udah naik ke penyidikan ya. Dan untuk tersangka masih belum," bebernya.(alj/tribun-Medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved