Breaking News:

Kementerian PUPR Mulai Tahapan Pembangunan Fly Over di Simpang Kayu Besar Tanjung Morawa

Kementerian PUPR akan membangun jembatan layang (fly over) di simpang Kayu Besar Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.

Tribun-Medan.com/Indra Gunawan
Berbagai kendaraan berputar arah di simpang Kayu Besar Tanjung Morawa yang sering menyebabkan lambat atau macetnya kendaraan-kendaraan lain Rabu, (6/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kementerian PUPR akan membangun jembatan layang (fly over) di simpang Kayu Besar Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Pembangunan ini sengaja dilakukan untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di lokasi tersebut.

Sebagai tahap awal pihak Kementerian PUPR pun mengundang dan mensosialisasikan rencana pembangunan jembatan tersebut kepada masyarakat yang terkena dampak akan pembangunannya di Convention Hall kito Tanjung Morawa Rabu, (6/1/2021).

Saat itu pihak Kementerian PUPR mensosialisasikan kepada masyarakat yang sudah difasilitasi Pemkab Deliserdang secara virtual.

Informasi yang dihimpun ada 61 warga yang lahannya terkena dampak akan pembangunan jembatan tersebut.

Mereka berada di empat Desa mulai dari Desa Tanjung Morawa A, Buntu Bedimbar, Limau Manis dan Bangun Sari Baru. Selain berdampak kepada warga yang memiliki lahan juga akan berdampak kepada penyewa ruko atau kios yang sudah bertahun-tahun jualan di pinggir jalan.

"Kalau saya yang kena hanya dua ruko saya saja karena posisinya depan rumah. Katanya 10 meter dari pinggir aspal jalan dibutuhkan. Ya cemana ya namanya pembangunan, saya setuju saja asal jelas bayarannya. Ruko saya dua-dua disewakan kalau kena tentu nanti bentuknya jadi mengecil dan enggak tau apakah akan ada yang mau menyewa lagi atau tidak kedepannya," ucap Efendi Ginting, warga Desa Bangun Sari Baru yang rumahnya persis di depan Polsek Tanjung Morawa.

Sementara Apo, pemilik bengkel sepeda di dekat pintu keluar Tol Tanjung Morawa mengaku juga hanya bisa pasrah.

Menurutnya, tidak mungkin Pemerintah dilawan karena memang jalan diperlukan untuk kebutuhan pengguna jalan.

Pria keturunan ini hanya berharap kalau ke depannya pembayaran bisa sesuai dengan kesepakatan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved