Breaking News:

Mantan Napi Penghina Suku Batak Kini Dituntut 9 Tahun Penjara karena Sabu

Mantan narapidana kasus ITE yang menghina suku Batak pada Pilgub Sumut 2018 lalu, Faisal Abdi Lubis kini dituntut 9 tahun penjara.

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
Sidang perkara kepemilikan sabu secara daring di Ruang cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (7/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan narapidana kasus ITE yang menghina suku Batak pada Pilgub Sumut 2018 lalu, Faisal Abdi Lubis kini dituntut 9 tahun penjara.

Pasalnya, pria tamatan SMK ini terbukti memiliki sabu seberat 19 gram.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabrina berpendapat bahwa terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Karena itu, Jaksa meminta agar majelis hakim, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Faisal Abidi Lubis dengan pidana penjara selama 9 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan denda Rp. 1 miliar subsidiair 1 tahun penjara," kata Jaksa di Ruang cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (7/1/2021).

Dalam pertimbangan Jaksa, hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

"Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa berprilaku sopan dalam persidangan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali," ucap Jaksa di hadapan majelis hakim yang diketuai, Saidin Bagariang.

Demikian, setelah mendengarkan nota tuntutan Jaksa, Majelis Hakim menunda persidangan hingga pekan mendatang dengan agenda pembelaan terdakwa (pledoi).

Mengutip dakwaan JPU Sabrina, kasus bermula pada hari Minggu, 5 April 2020 sekira pukul 10.00 WIB, petugas Polda Sumut DitresNarkoba menerima informasi, bahwa terdakwa sering melakukan transaksi narkotika dan sedang menginap di Hotel Oyo Doriyu Homestay.

Atas informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan penggerebekan.

Di bawah tempat tidur terdakwa ditemukan barang bukti 1 buah kotak rokok merek Sampoerna yang di dalamnya terdapat 1 bungkus plastik klip tembus pandang yang berisikan Narkotika jenis sabu seberat 19 gram.

"Selanjutnya terdakwa dan barang bukti dibawa ke Badan Narkotika Provinsi Sumatera Utara guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," pungkas Jaksa.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved