Breaking News:

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Menilik Bola Nafo Merupakan Tradisi Nias

Bola Nafo merupakan benda yang dinilai penting bagi tradisi komunal masyarakat Nias.

TRIBUN MEDAN / ist
Tradisi Nias, Bola Nafo 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Ada beberapa adat kebiasaan turun-menurun dari nenek moyang yang masih dijalankan dalam masyarakat Nias.

Satu di antaranya Bola Nafo, yang merupakan bukan sekedar kantong sirih.

Dilansir dari Kemendikbud, Kamis (7/1/2020), Bola Nafo merupakan benda yang dinilai penting bagi tradisi komunal masyarakat Nias.

Bola Nafo merupakan benda anyaman sederhana yang dikalungkan pada leher patung Ina Mbanua, dewi yang dimuliakan orang Nias sebagai lambang kesuburan.

Oleh karena itu tradisi makan sirih dan perkembangan perlengkapan bersirih seumur dengan perkembangan masyarakat Nias.

Bola Nafo masih dibuat oleh perempuan di setiap kampung di Nias. Bahkan hampir setiap rumah tangga, untuk kebutuhan sendiri.

Lalu ada juga untuk diperjualbelikan sebagai barang kerajinan di pasar-pasar tradisional dan toko souvenir.

Meskipun Bola Nafo lebih dikenal sebagai tempat sirih siap kunyah. Akan tetapi Bola Nafo juga dijadikan sebagai wadah menyimpan emas. Belakangan Bola Nafo dijadikan dompet, tempat menyimpang uang.

Dilangsir dari website Kabupaten Nias Barat, Bola Nafo terdiri dari dua suku kata yaitu Bola dan Afo, Bola identik dengan pengertian tempat, sedangkan Afo adalah lima ramuan dari tawuo (daun sirih), betua (kapur), gambe (daun gambir), bago (tembakau), dan fino (buah Pinang). Kelima unsur ramuan Afo dihimpun dan disusun dengan rapi di dalam wadah (bola), yang secara utuh disebut Bola Nafo.

Terkait hal tersebut diatas Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang Kebudayaan Kab. Nias Barat merasa terpanggil untuk menggagas ide memunculkan kepermukaan tentang pelestarian budaya dari nenek moyang.

Hal ini dengan menyesuaikan perkembangan teknologi informasi untuk memperkenalkan kepada masyarakat terutama generasi muda tentang bahan baku anyaman bola nafo.

Baik dalam cara pengambilan, proses pengolahan hingga tahapan penganyaman bola nafo melalui rekaman yang di publikasikan melalui CD. Bahkan dipublikasikan melalui Website Nias Barat, Facebook, Youtube, dan lain lain.

(cr22/Tribun-medan.com)

Sumber:
- Website Nias Barat.
- Artike yang diterbitkan di website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved