Breaking News:

Usut Dugaan Korupsi Toba Kayak Marathon, Kejari Pastikan Tidak Main-main

Kasus dugaan korupsi kegiatan Toba Kayak Marathon masih berjalan dalam proses hukum. Lima dari enam tersangka kini ditahan di Polres Toba.

MAURITS PARDOSI / TRIBUN MEDAN
Kelima tersangka kasus dugaan korupsi pada kegiatan Toba Kayak Marathon di Kabupaten Toba, hadir di Kejaksaan Negeri Toba Samosir pada Kamis (7/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Kasus dugaan korupsi kegiatan Toba Kayak Marathon masih berjalan dalam proses hukum.

Lima dari enam tersangka kini ditahan di Polres Toba.

Terkait penanganan kasus ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Toba menyatakan serius dan intens.

"Sebenarnya perkara Toba Kayak Marathon ini sudah bergulir sejak tahun 2019 dalam proses penyidikan hingga akhirnya kami masuk dalam penuntutan, di mana akan segera kami limpahkan ke pengadilan. Jadi kami dalam perkara intens dan serius," ujar Kasi Intel Kejari Toba Samosir, Gilbeth Sitindaon, Kamis (7/1/2021).

"Tidak ada permainan dan tidak ada dugaan yang lain-lain terhadap kami dalam perkara ini," sambungnya.

Ia juga menuturkan bahwa pihaknya tetap serius dalam penanganan kasus tersebut.

"Secara bukti, bahwa perkara ini sudah kami proses dimana kami sudah menahan dan sudah P-21. Kami sudah limpahkan kepada penuntut umum untuk segera disidangkan," sambung Gilbeth Sitindaon.

Lebih lanjut, ia menjelaskan terkait alasan jaksa sebelumnya tidak melakukan penahanan kepada para tersangka.

"Dalam hal ini jaksa penyidik punya kewenangan untuk menahan dan punya kewenangan untuk tidak menahan, tergantung dari alasan subjektif dan alasan objektif," ujarnya.

Ia menuturkan selama ini para tersangka bersikap koperatif dalam menjalani pemeriksaan.

Halaman
12
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved