Breaking News:

Pencurian Ternak di Laguboti Renggut Nyawa, Kades Aruan: Tersangka Harus Dihukum Berat

Kasus pencurian ternak kerbau pada Rabu (16/12/2020) menyisakan cerita duka bagi keluarga Sudirman Aruan (20), warga Desa Aruan, Kecamatan Laguboti

Tribun Medan/ Maurits
Keluarga Korban dan Kepala Desa Aruan Minta Para Pelaku Pencurian Kerbau Dihukum Seberat-beratnya 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Kasus pencurian ternak kerbau pada Rabu (16/12/2020) menyisakan cerita duka bagi keluarga Sudirman Aruan (20), warga Desa Aruan, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba.

Bukan hanya keluarga, Kepala Desa Aruan Bintang Aruan juga berharap agar pelaku diberi hukuman seberat-beratnya.

"Saya sebagai kepala desa buat penegak hukum supaya menghukum (para pelaku0 seberat-beratnya. Itu udah termasuk pembunuhan berencana," ujar Kepala Desa Aruan, Bintang Aruan saat disambangi di areal kantor Kepala Desa Aruan Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba pada Jumat (8/1/2021).

"Selain pembunuhan, pencurian juga ada, dan juga lakalantas," sambungnya.

Ia juga menjelaskan perihal kondisi terkini Jordan Aruan sebagai korban dalam kasus pencurian ternak kerbau tersebut.

"Sampai sekarang, dia masih ada luka," sambungnya.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar menuturkan bahwa pihaknya sedang melakukan proses penyidikan.

"Sudah. Kita sedang melakukan proses penyidikan terhadap perkara tersebut," kata Nelson saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Jumat.

Terkait tersangka lainnya, kepolisian masih terus melakukan pencarian.

"Kami masih mencari pelaku lainnya. Untuk kecelakaan korban ditangani unit Laka Satlantas Polres Toba. Pasal yang disangkakan adalah pasal 363. Jumlah DPO adalah tiga orang," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved