Breaking News:

Pengusaha Tak Mau Bantu Perbaikan Jembatan, Warga Pasang Palang di Jembatan Jalan Swadaya

Warga setempat, Imam, mengatakan, ketika jembatan ambruk pihak pabrik ataupun pemilik mobil boks tidak memberikan kontribusi untuk perbaikan.

Tribun-Medan.com/Rechtin Hani
Seorang pengendara motor melintas di jembatan penghubung dua kecamatan di Jalan Swadaya, Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas dan Kelurahan Kedai Durian Kecamatan Medan Johor, Jumat (8/1/2021). Jembatan ini kini dipasang palang setinggi dua meter untuk mencegah mobil box pabrik melintas. 

TRIBUN-MEDAN.com-Jembatan penghubung dua Kecamatan di Jalan Swadaya, Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas dan Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, kini dipasang palang setinggi dua meter.

Palang berwarna merah ini dipasang untuk memastikan mobil box pabrik tidak lagi melintas di jembatan yang kerap menyebabkan jembatan rusak. Namun, masih banyak sopir mobil yang belum mengetahui palang tersebut sehingga terkecoh dan masih melewati Jalan Swadaya.

Amatan Tribun Medan, Jumat (8/1), beberapa kali mobil boks yang mau melintasi jembatan terpaksa memutar balik.

"Enggak tahu kalau sudah dipalang," ucap seorang sopir.

Pengendara becak yang membawa barang setinggi lebih dari dua meter terpaksa menurunkan barangnya terlebih dahulu untuk bisa lewat.

Warga setempat, Imam, mengatakan, ketika jembatan ambruk pihak pabrik ataupun pemilik mobil boks tidak memberikan kontribusi untuk perbaikan.

PERBAIKAN jembatan yang menghubungkan dua kelurahan di Jalan Swadaya, Kelurahan Harjosari II Medan Amplas dan Kelurahan Kedai Durian Medan Johor, Rabu (23/12/2020).
PERBAIKAN jembatan yang menghubungkan dua kelurahan di Jalan Swadaya, Kelurahan Harjosari II Medan Amplas dan Kelurahan Kedai Durian Medan Johor, Rabu (23/12/2020). (TRIBUN MEDAN/RECHTIN)

"Kemarin waktu rusak pun mereka enggak ada tanggung jawab, jadi ya kami sepakat untuk buat palang ini. Karena uangnya juga uang warga," ungkapnya.

Jembatan ini rusak dan perbaikannya sempat tertunda selama hampir tiga bulan.

Jembatan diperbaiki setelah terkumpul dana Rp58 juta pada Desember lalu.

Warga berharap jembatan penghubung antar dua kecamatan ini dapat terawat sehingga akses warga yang bepergian sehari-hari tidak terganggu.

"Buat yang mengumpulkan dana padahal bukan warga sini kami sangat berterimakasih ya, karena sudah berempati. Semoga jembatan ini bisa terus terawat dan bermanfaat untuk semua warga yang menggunakan," pungkasnya. (cr14)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved