Breaking News:

Ayah Kandung di Sibolga Rudapaksa Putri Sulungnya, Korban: Nggak Tahan Aku "Dikerjai" Ayah Terus

HZ mendapat telpon dari putri sulungnya itu bahwa ia tidak tahan dengan kelakuan ayahnya dan meminta untuk cepat datang ke Sibolga.

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
PETUGAS kepolisian menangkap pelaku rudapaksa terhadap putri kandungnya sendiri, Minggu (10/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA - Mengaku sudah pisah ranjang selama empat tahun dengan istrinya, warga Sibolga AG (51) tega merudapaksa putri kandungnya sendiri.

Korban yang kini berusia 14 tahun, akhirnya bercerita dengan ibunya atas apa yang dialaminya semenjak tinggal bersama AG.

HZ (36) yang merupakan ibu korban yang mendengar laporan dari putri sulungnya itu kemudian mengambil tindakan untuk melaporkan AG ke pihak kepolisian pada Rabu (6/1/2021) lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat itu HZ berada di Kabupaten Nias setelah pisah ranjang selama empat tahun dengan AG.

HZ mendapat telpon dari putri sulungnya itu bahwa ia tidak tahan dengan kelakuan ayahnya dan meminta untuk cepat datang ke Sibolga.

Korban mengadu, “Mak, cepatlah datang ke Sibolga. Sudah nggak tahan aku ‘dikerjai’ ayah terus,” pinta korban kepada ibunya.

Segera, HZ berusaha mencari uang untuk biaya ongkosnya ke Sibolga. 

Rabu (6/1/2021) sekitar pukul 09.00 WIB, HZ tiba di Sibolga, setelah bertemu ibunya, korban menceritakan kejadian yang dialaminya.

Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas IPTU R Sormin Mengadu, korban mengaku telah disetubuhi ayah kandungnya sebanyak empat kali terhitung sejak Agustus 2020. 

"HZ dan AG ini sudah pisah ranjang selama empat tahun. Mendengar cerita Bunga, HZ sangat sedih, sehingga mengambil tindakan jalur hukum," ujarnya, Minggu (10/1/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved