Breaking News:

Pasar Balairung Balige Akan Direvitalisasi, Pedagang Ini Tolak Pindah ke Lapangan Sisingamangaraja

Pasar Tradisional Balairung Balige sedang direvitalisasi. Dengan demikian, pedagang akan pindah ke Lapangan Sisingamangaraja untuk sementara waktu.

Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Seorang pedagang pasar tradisional Balairung Balige Rita boru Simamora (60) dan pasar tradisional Balairung Balige. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Pasar Tradisional Balairung Balige sedang direvitalisasi. Dengan demikian, pedagang akan pindah ke Lapangan Sisingamangaraja untuk sementara waktu.

Bahan dan alat-alat bangunan telah berada di lokasi revitalisasi pasar yang dianggarkan dalam APBN 2020/2021.

Revitalisasi yang dilakukan oleh pihak Kementerian PUPR ini memiliki nilai kontrak Rp 23.356.657.000.

Sekaitan dengan pemindahan pedagang pasar, seorang pedagang kain Rita boru Simamora (60) merasa keberatan.

"Kata petugas memang hal itu benar. Kami dibuat ke atas ini hanya batas waktu bulan satu minggu kedua. Akan dipindahkan ke Lapangan Sisingamangaraja. Kalau menurut saya pribadi, saya enggak mendahulukan teman, enggak layak itu untuk dihuni atau tempat jualan," ujar Rita, Senin (11/1/2021).

Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak mau bepindah dari lokasi penjulannya saat ini karena beragam alasan.

Tempat berjualan yang kini sudah dibangun di Lapangan Sisingamangaraja kurang standar bagi penjual kain.

Ia juga ragu akan antusias pelanggan apabila sudah ditempatkan di sana.

"Karena apa? Itu kios lepas, enggak berdinding. Kami minta berdinding, itu mereka sudah mauin, sudah oke kan. Tapi nyatanya sampai sekarang belum ada dindingnya," sambungnya.

Kekhawatirannya bukan tanpa alasan. Pengalaman sebelumnya ia kehilangan barang dagangan sebanyak dua kali.

Halaman
12
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved