Breaking News:

Curi Handphone di Meja Warung, Juru Parkir di Sibolga Ditangkap Petugas Kepolisian

Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan pihaknya menindaklanjuti laporan korban yang mengaku telah kehilangan handphone.

TRIBUN MEDAN/HO
POLISI menangkap pelaku pencurian handphone di Sibolga, Selasa (12/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA - Warga Jalan Patuan Anggi, AS (32) nekat melakukan aksi pencuriansaat situasi sedang sepi.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir (jukir) ini  diamankan pihak kepolisian Polres sibolga.

Di mana petugas Polres Sibolga menindaklanjuti pencurian handphone yang terjadi di depan warung di Jalan Sibolga Baru, pada Jumat (14/8/2020) lalu.

Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan pihaknya menindaklanjuti laporan korban yang mengaku telah kehilangan handphone.

"Korban saat kejadian, tertidur di atas bangku, di depan warung di Jalan Sibolga Baru Kelurahan Panc Gerobak Sibolga. Korban saat itu meletakkan handphone Samsung A20 dan charger dalam tas sandang warna biru dongker  dan meletakkannya di atas meja," ujarnya, Selasa (12/1/2021).

Dikatakannya, begitu korban terbangun, tas miliknya yang diletakkan di atas meja sudah tidak ada.

Atas kejadian tersebut, korban langsung membuat laporan ke Mako.

"Setelah laporan diterima, Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP D Harahap memerintahkan Unit Opsnal untuk melakukan lidik dan olah TKP. Pada Sabtu (9/1/2021) pelaku berhasil diamankan di sebuah warung," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut R Sormin, tersangka merupakan residivis sebanyak tiga kali.

Di mana kasus pertama yakni penganiayaan, ke dua curanmor dan ke tiga kasus pencurian.

"Dalam kasus ini, teesangka telah melakukan pencurian barang berupa satu unit handphone pada Agustus tahun lalu. Dirinya mengambil handphone dari atas meja pada sebuah warung di Jalan Sibolga Baru Sibolga dan tidak ada menggunakan alat. Teman tersangka melakukan pencurian ada satu orang (identitas telah dikantongi)," bebernya.

Dalam kasus pencurian ini, lanjutnya, tersangka tidak mengenal pemilik korban. 

"Setelah gandphone diambil, kemudian dijual pada seseorang (identitas telah dikantongi) dengan harga Rp 1,2 juta dan uang hasil penjualan diterima tersangka sebesar Rp 600 ribu," ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini ditahan di RTP Polres Sibolga.

Pelaku juga disangkakan pasal tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke 4e dari KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun.(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved