Breaking News:

Target Emas di PON Papua, IMI Sumut Waspadai Atlet Tuan Rumah

Faisal  mengatakan IMI Sumut mengikuti dua nomor lomba dalam PON Papua nantinya yakni, balap motor dan motorcross.

TRIBUN MEDAN/HO
DUA pebalap IMI Sumut yang mendapat tiket di ajang PON tengah melakukan latihan, Selasa (12/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut menargetkan membawa pulang medali emas saat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dilaksanakan pada Oktober 2021 mendatang.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) IMI Sumut Faisal Arif Nasution mengatakan pihaknya tengah mengarahkan keempat atlet yang mendapat tiket ke PON untuk terus melakukan persiapan agar berprestasi dan membawa medali emas di PON.

"Persiapan umum ini, mereka masih melakukan latihan fisik dan sesekali melakukan latihan terjun langsung ke sirkuit," katanya, Selasa (12/1/2021).

Faisal  mengatakan IMI Sumut mengikuti dua nomor lomba dalam PON Papua nantinya yakni, balap motor dan motorcross.

"Untuk balap motor ada dua atlet dan motorcross juga ada dua atlet," ujarnya.

"Keempat atlet kita masing-masing bernama Deri Irfandi, Dari Setyo Sunarso atlet balap motor dan Robby Handika Nasution, Sahala Obrin Lumban Toruan atlet motorcross sedang mengikuti training camp," katanya.

Maka dari itu, pihaknya menyarankan kepada keempat atlet untuk fokus latihan demi meningkatkan kemampuan sehingga nantinya bisa membawa pulang medali emas.

Dalam perhelatan pekan olahraga Nasional (PON) XX Papua, Pengurus Provinsi (Pengprov) IMI Sumut tengah mengantisipasi atlet dari tuan rumah Papua.

"Alasannya karena mereka pembalap nya sudah mengenal karakteristik sirkuit. Sedangkan kita belum," kata Faisal Arif Nasution.

Dirinya  mengaku, dari hasil prakualifikasi terlihat catatan waktu yang sangat rapat antar pembalap.

"Jadi peluang kita besar untuk Raihan medali saat PON nanti. Namun yang menjadi kendala saat ini, sirkuit masih baru untuk semua Pengprov di Indonesia," ujarnya.

Maka dari itu, kepada atlet pembalap sangat diharapkan untuk benar-benar memahami bagaimana sirkuit yang ada di Pancing dulu. "Paling tidak sirkuit semua sama bedanya cuma kondisi dan cuaca di sana," katanya.

Faisal mengatakan, inilah yang menjadi alasan kenapa atlet Papua patut diantisipasi. "Sirkuitnya kan ada di sana. Kita di sini cuma latihan di sirkuit kita. Paling tidak mereka para pembalap bisa menguasai motor mereka di kelas 150cc," ujarnya.

Agar tidak kaku, kata Faisal diperlukan lagi  latihan fisik. "Jadi pada persiapan umum, mereka ada latihan fisik untuk peregangan otot dan pergelangan mereka," katanya.

Faisal menambahkan, untuk saat ini keempat atlet tengah melakukan latihan di masa persiapan umum setiap Selasa dan Jumat. "Minggu mereka latihan di sirkuit yang berada di Jalan Pancing," ujarnya.(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved