Breaking News:

Persiapan Vaksinasi Covid19 Sumut

5.000 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Binjai, Vaksinasi Dilaksanakan di Delapan Puskemas

Sebanyak 5.000 vial vaksin untuk Kota Binjai dibawa dan dari Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
PETUGAS saat memindahkan vaksin Covid-19 dari mobil box ke gudang vaksin Dinas Kesehatan Kota Medan, Rabu (13/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Proses penyaluran vaksin Covid-19 untuk Sumatera Utara sudah mulai terdistribusi ke daerah-daerah tingkat kabupaten dan kota.

Di Kota Binjai yang berbatasan dengan Kota Medan dan Kabupaten Langkat, daerah ini sudah menerima 5.000 vial vaksin Covid-19 hari Rabu (13/1/2021). 

Sebanyak 5.000 vial vaksin untuk Kota Binjai dibawa dan dari Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara di Jalan Thamrin, Medan.

Vaksin tiba di Binjai dengan pengawalan pihak kepolisian dari Polres Binjai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, dr. Sugianto mengatakan, vaksin Covid-19 yang diterima pihaknya langsung disimpan di kantor Dinas Kesehatan Binjai, Jalan Ikan Hiu, Kecamatan Binjai Timur.

Katanya, ada lemari khusus yang disiapkan sebagai fasilitas penyimpanan agar aman dan tidak rusak. 

"Untuk Binjai sudah masuk vaksin dari Dinkes Provinsi. Vaksin disimpan di lemari kusus untuk menjaga suhu agar tetap stabil. Tahap awal akan diberikan ke 2.490 tenaga medis. Sebanyak 20 diantaranya akan kita berikan kepada tokoh masyarakat yang ada di Kota Binjai," katanya. 

Nantinya, proses vaksinasi akan digelar di delapan Puskesmas dan Rumah Sakit Kesrem Binjai pada Kamis (14/1/2021). Dalam pelaksanaannya, pihak Dinkes akan dibantu pihak kepolisian dari Polres Binjai dalam keamanan pelaksanaan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Binjai, dr Indra Tarigan menyampaikan, vaksinasi tahap pertama rencananya akan dimulai pertengahan Januari hingga Februari. Sedangkan tahap dua rencananya akan dilaksanakan Februari sampai Maret. 

"Vaksinasi tahap tiga untuk masyarakat akan kita lakukan pada Maret dan April. Lokasinya di masing-masing Puskesmas sesuai domisili warga bertempat tinggal. Vaksin Covid-19 direncanakan akan diutamakan kepada usia produktif antara 18 hingga 59 tahun. Hal ini merujuk sesuai petunjuk dari Kementerian Kesehatan dari pusat," ujarnya. 

Menyikapi pro dan kontra vaksinasi massal ini, dr Sugianto mengatakan, Dikes sudah memberi pelatihan maupun edukasi teknis vaksinasi kepada petugas. Petugas dilatih tentang tahapan dan proses vaksin kepada masyarakat. 

"Vaksin untuk masyarakat tidak ada yang berbayar. Sejauh ini, grafik penyebaran virus di Kota Binjai menunjukan grafik menurun drastis, yang sembuh juga banyak dan yang meninggal sudah hampir tidak ada," pungkasnya. (dyk/tribun-medan.com) 

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved