Breaking News:

Anggota DPRD Siantar Alex Panjaitan Meninggal, Jhon Kennedi dan Santa Berpeluang Jadi PAW

Sesuai mekanisme, posisi almarhum Alex Wijaya Panjaitan di DPRD Siantar nantinya akan diisi melalui proses pergantian antarwaktu (PAw). 

TRIBUN MEDAN/ALIJA
KOMISIONER KPUD Pematangsiantar, Gina Ginting. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Teka-teki pertanyaan siapa pengganti Anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Alex Wijaya Panjaitan mengemuka.

Seminggu setelah meninggal dunia, Kamis (07/01/2021) lalu, belum ada nama pasti siapa penggantinya.

Sesuai mekanisme, posisi almarhum Alex Wijaya Panjaitan di DPRD Siantar nantinya akan diisi melalui proses pergantian antarwaktu (PAw). 

Pada Pemilu legislatif tahun 2019 yang lalu, almarhum Alex terdaftar sebagai Caleg DPRD Siantar dari PKPI daerah pemilihan (Dapil) 3 Kota Siantar, bersama empat caleg lainnya yang ada di Dapil itu.

Pascapemungutan suara dan perolehan suara Pemilu 2019 ditetapkan KPU, almarhum kala itu dinyatakan sebagai peraih suara terbanyak dari 4 caleg PKPI lainnya di Dapil 3 Kota Siantar, dengan memperoleh 2.949 suara. Kemudian ia dilantik menjadi anggota DPRD Kota Siantar pada 2 September 2019.

Dalam caleg PKPI Dapil 3 Kota Siantar, Alex dinyatakan sebagai peraih suara terbanyak, peraih suara terbanyak kedua Jhon Kennedi Purba dan Santa Floria Sianipar. Masing-masing memperoleh 44 suara. Satu diantara dari keduanya berpeluang menggantikan Alex di DPRD Kota Siantar melalui proses Pergantian Antarwaktu (PAW)

Kemudian, peraih suara terbanyak keempat, juga memiliki peluang menjadi pengganti almarhum adalah Nora Marlina Damanik dengan perolehan 11 suara. Disusul Ernawati Dwi Rezcha Simanjuntak dengan perolehan 8 suara.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pematangsiantar, Gina Ruthfefiliana Ginting, menyampaikan ungkapan belasungkawa dan menjelaskan tentang tata cara proses PAW anggota DPRD diatur di PKPU nomor 6 tahun 2017. 

Terkait PAW ini, KPU Siantar akan menunggu surat pemberitahuan dari DPRD Siantar tentang keberadaan anggota dewan yang berhenti antarwaktu. Surat dari DPRD itu nantinya akan dilengkapi dengan surat dukungan lainnya.

Surat juga dilengkapi dengan keterangan dari partai politik, sebelum KPU Siantar memproses kelengkapan persyaratan, dengan memperhatikan perolehan suara terbanyak. Selanjutnya, KPU akan melakukan pemeriksaan dan verifikasi, untuk menentukan hasil yang dilanjutkan dengan menggelar rapat pleno penetapan.

"Hasilnya akan kami tetapkan dalam rapat pleno dalam berita acara hasil pemeriksaan dan penelitian calon pengganti antarwaktu anggota DPRD Kota Pematangsiantar," ucap Gina.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Pematangsiantar Eka Hendra mengatakan belum ada nama terkait proses PAW Alex Panjaitan. Ia pun masih mencermati kapan batasan waktu kekosongan jabatan Alex di Komisi II DPRD Pematangsiantar.(alj/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved