Breaking News:

Potensi Longsor Masih Ada, Satlantas Polres Tanah Karo Imbau Pengendara Tetap Waspada Saat Hujan

Tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini bahkan menyebabkan beberapa kali longsor di tebing yang ada di Jalan Jamin Ginting KM 59-60.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
PENGENDARA melintas di depan titik longsor yang ada di Jalan Jamin Ginting KM 59-60, tepatnya di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan Berastagi, Rabu (13/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Sebagian besar wilayah Kabupaten Karo beberapa hari terakhir ini sering diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras.

Tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini bahkan menyebabkan beberapa kali longsor di tebing yang ada di Jalan Jamin Ginting KM 59-60, tepatnya di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan Berastagi. 

Melihat situasi saat ini, Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Agus Ita Lestari br Ginting mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu meningkatkan kewaspadaannya.

Terlebih, melihat pada Selasa (12/1/2021) kemarin sudah terjadi dua kali longsor maka diperkirakan potensi longsor masih ada. 

"Kami imbau bagi pengendara yang melintas di sekitar jalan tersebut (Jamin Ginting KM 59-60), di mana karena dikhawatirkan masih terdapat potensi longsor susulan apabila curah hujan masih tinggi agar berhati-hati melintas di jalur ini," ujarnya saat ditemui di Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (13/1/2021).

Agus Ita menjelaskan, mengingat potensi longsor masih terus ada pihaknya mengimbau kepada seluruh pengendara agar berhati-hati di perjalanan terlebih saat mengemudikan kendaraannya ketika hujan.

Dirinya mengatakan, pihaknya juga memberi saran kepada pengendara agar menghindari berjalan saat malam. 

"Khususnya di kawasan yang longsor tersebut, sebisa mungkin menghindari berjalan malam dan saat hujan," ucapnya. 

Berdasarkan informasi yang didapat, pada Selasa (12/1/2021) kemarin setidaknya di jalan utama penghubung Kota Medan menuju Kabupaten Karo ini sudah dua kali mengalami longsor.

Untuk peristiwa longsor pertama, terjadi sekira pukul 04.00 WIB dini hari dan sempat membuat arus lalulintas menjadi tersendat karena material longsor menutup jalan. 

Sedangkan untuk longsor kedua, terjadi sekira pukul 22.00 WIB malam tadi.

Pada longsor kedua ini, tak hanya membuat arus lalulintas tersendat bahkan menimbulkan korban jiwa. Diketahui, dari peristiwa nahas tersebut satu orang dikabarkan meninggal dunia karena tertimpa material longsoran. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved