Breaking News:

Persiapan Vaksinasi Covid19 Sumut

Tidak Ikut Rombongan Gubernur, Direktur RS Adam Malik Ikut Vaksinasi Tahap Kedua

Zainal belum dapat mengikuti pelaksanaan penyuntikan dengan rombongan gubernur lantaran saat ini  masih menjalani pemulihan untuk penyakit komorbid.

TRIBUN MEDAN/HO
DOKUMENTASIi RSUP Haji Adam Malik, Jalan Bunga Lau No.17, Medan Tuntungan, Kota Medan. 

Tribun-Medan.com, Medan - Direktur RS Haji Adam Malik, dr. Zainal Safri menjadi satu diantara nama yang diundang untuk melakukan vaksinasi Covid-19 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubsu, Jalan Jenderal Sudirman, No. 41 Medan pada Kamis (13/1/2021) besok.

Terkait vaksinasi besok, Zainal belum dapat mengikuti pelaksanaan penyuntikan dengan rombongan gubernur lantaran saat ini  masih menjalani pemulihan untuk penyakit komorbid yang ia alami.

Namun begitu, Zainal akan turut hadir besok dengan direktur keuangan dan memastikan akan menjalani vaksinasi di RS Adam Malik untuk tahap kedua pada Minggu ketiga atau keempat di bulan Januari.

"Kalau saya karena ada komorbid jadi belum bisa ikut di rombongan pertama. Tapi besok saya akan hadir dengan direktur keuangan," ungkap Zainal.

Terkait persiapan, Zainal dengan mantap yakin untuk menerima suntikan vaksinasi nantinya. Selain itu, ia juga tidak ada persiapan berarti, terlebih setelah melihat proses vaksinasi Jokowi dan sejauh ini masih aman.

"Saya tidak ada keraguan untuk vaksinasi. Kalau untuk persiapan tidak ada. Pak Jokowi saja nggak ada, amanlah vaksin ini. Kalau dalam ilmu kedokteran itu ada yang tidak boleh misalnya penyakit autoimun yang orang tertentu saja karena kalau disuntik akan terjadi komplikasi. Tapikan sudah ada screening dari pemerintah untuk klasifikasi penyakit," ujarnya.

dr. Zainal juga menjelaskan bahwa ada tiga kelompok dalam pelaksanaan vaksinasi, diantaranya langsung vaksinasi, tidak boleh vaksinasi, stabil dulu baru dapat divaksinasi. 

"Bagi penyakit hipertensi bisa menunggu stabil. Tapi kalau grup auto imun memang tidak boleh. Jadi itu membuat efek samping yang lebih kecil," tuturnya.

Terkait hal ini, Zainal juga memberikan pencerahan agar masyarakat jangan takut untuk melakukan vaksinasi karena Presiden, tenaga kesehatan maupun publik figur sudah mantap untuk melakukan vaksinasi.

"Pada dasarnya vaksin ini sama dengan yang lain. Kalau ada satu dua masalah tubuh sendiri yang menerima tapi bagi populasi yang sehat itu tidak masalah. Pak Jokowi sendiri juga divaksin dan membuktikan bahwa tidak perlu takut. Saya sendiri juga berkomitmen untuk divaksin," pungkasnya.(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved