Breaking News:

Menteri Luhut Tawarkan Investasi di Tengah Sengketa Lahan, Masyarakat Adat Minta Diadakan Dialog

Ada 107 hektare lahan yang masih dalam status bersengketa di kawasan Toba. Namun begitu, Menteri Luhut tawarkan investasi ke China

Editor: Array A Argus
ist
Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan bersama Menlu China Wang Yi di Parapat, Sumut, Selasa (12/1/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com,BALIGE-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyambangi kawasan Danau Toba, Rabu (13/1/2021) pagi.

Kunjungan Luhut Binsar Pandjaitan ini bagian dari penyambutan kedatangan Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi.

Rencananya, China dikabarkan akan menanamkan modal untuk pengembangan kawasan Danau Toba.

Baca juga: PESAN Luhut Panjaitan kepada Sandiaga Uno Sebagai Menteri | Rincian Harta Kekayaan Sandiaga Uno

Sayangnya, di tengah wacana investasi ini, ternyata masih ada urusan sengketa lahan yang belum selesai diproses.

Setidaknya, ada 107 hektare lahan lagi berperkara. Berkaitan dengan ini, Luhut sendiri tidak bisa dimintai komentarnya.

Pertemuan Luhut dengan Menlu China dilakukan secara tertutup, dan awak media dilarang melakukan peliputan.

“Menko Marves ingin menunjukkan jika ada kawasan strategis pariwisata nasional di Danau Toba.

Misalnya saja di Sibisa,” kata Sekda Kabupaten Toba Audy Murphy Sitorus, Rabu siang.

Baca juga: DAFTAR Kekayaan Luhut Binsar Pandjaitan, Mulai dari Tanah di Tapanuli hingga Deretan Mobil Mewah

Dia mengatakan, di kawasan Sibisa itu ada 386 hekatre lahan yang siap dibangun.

Namun, kata Audy, dari 386 hektare lahan itu, hanya 279 hektare saja yang persoalan sengketa lahannya selesai.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved