Breaking News:

Puncak Pelangkah Gading Sajikan Fitur Menarik dengan Desain Rumah Rumbia Unik

Objek wisata Puncak Pelangkah Gading menyajikan fitur menarik berbentuk spot berfoto dengan desain rumah rumbia yang unik dan cantik.

TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Rumah rumbia yang unik dan menarik yang berada di objek wisata Puncak Pelangkah Gading.  

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Suasana yang sejuk serta pemandangan alam yang begitu indah, membuat setiap pengunjung semakin nyaman dan merasa tenang saat mengunjungi satu diantaranya wisata yang berada di tanah Karo, yang bernama Puncak Pelangkah Gading.

Objek wisata Puncak Pelangkah Gading menyajikan fitur menarik berbentuk spot berfoto dengan desain rumah rumbia yang unik dan cantik.

"Pemandangan yang disajikan dari Puncak Pelangkah Gading ini sangat indah dan menarik perhatian setiap pengunjung. Seperti kabut yang menyelimuti tiga gunung sekaligus," ujar Gusti Reza pengunjung asal Kota Medan, Kamis (14/1/2021).

Sementara itu, lanjut pria yang disapa Reza ini mengungkapkan, keindahan kian makin menarik adanya pepohonan pinus hijau.

"Selama berada di puncak ini, udara yang segar begitu terasa saat kita tengah berada di kawasan pepohonan pinus. Jadi rekomendasi lah datang kemari bersama keluarga sambil menghabiskan waktu liburan. Cuma ya itu, jalan menuju kemari tidak terlalu bagus," ujar Reza.

Lokasi objek wisata Puncak Pelangkah Gading tepat berada di Desa Kutambaru, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Bagi pengunjung yang merasa kesulitan menemukan lokasi, jangan khawatir karena sudah tersedia di Google Map.

Sementara itu, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, rute menuju lokasi ini sebagian jalannya belum teraspal. Jadi pengunjung disarankan untuk berhati-hati menggunakan kendaraan pribadi.

"Kalau lagi musim hujan, jalan sedikit licin. Kalau musim panas, jalannya berabu. Jadi pengunjung yang mau kemari sedikit extra waspada," ujar Reza.

Untuk mencapai lokasi, bila pengunjung berangkat dari Kabanjahe, akses ke Desa Kutambaru sekitar 45 menit dengan jarak tempuh sekitar 21 kilometer.

Jika dari Kota Berastagi, akan memakan waktu sedikit lebih lama, kurang lebih sekitar satu jam perjalanan darat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved