Breaking News:

News Video

Soal Kasus Dosen USU Hina SBY dan AHY, Kapolda Sumut : Saya Percaya Penyidik Saya Profesional

Partai Demokrat langsung merespon cuitan Guru Besar Universitas Sumatra Utara Yusuf Leonard Henuk yang dianggap menghina SBY dan AHY.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Bobby Silalahi

Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Partai Demokrat langsung merespon cuitan Guru Besar Universitas Sumatra Utara Yusuf Leonard Henuk yang dianggap menghina Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono dan Susilo Bambang Yudhoyono dengan pelaporan polisi. Surat Tanda Terima Laporan Polisi dengan nomor : STTLP/75/I/2021/SUMUT/SPKT 'I'.

Menyikapi hal itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan hingga saat ini proses pemeriksaan masih sedang berlangsung. Penyidik Polda Sumut kata Martuani masih akan memanggil saksi ahli.

"Hal yang dilakukan penyidik adalah gelar perkara apakah mengandung pidana. Setelah mengandung tindak pidana kemudian memanggil saksi ahli apakah memrnuhi unsur yang dilaporkan terpenuhi atau tidak,"terang Martuani di sela-sela Konfrensi Pers pengungkapan kasus bandar narkoba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Medan, Kamis (14/1/2021).

Lebih jauh, Kapolda menyampaikan sampai saat ini penyidik masih mempelajari kasus tersebut. "Saya percaya, penyidik-penyidik saya akan profesional menangani perkara yang dilaporkan oleh siapa pun,"ujar Kapolda Sumut.

Sebelumnya, DPC Demokrat Kota Medan melaporkan Guru Besar Universitas Sumatera Utara, Yusuf Leonard Henuk atas dugaan pencemaran nama baik. Guru besar USU tersebut disebut mencemarkan nama baik pendiri dan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono.

Kader DPC Demokrat Medan, Subanto melaporkan Yusuf pada Rabu (13/1/2021) lalu pukul 15.19 WIB dengan tiga bahan laporan melalui akun Twitter dan Facebook atas nama Yusuf L Henuk.

"Pertama, dia menyatakan SBY bodoh. Kedua, AHY bodoh. Ketiga, menyatakan di akun FB-nya semua pendukung SBY bodoh dan penjilat semua," ungkap Subanto, Kamis (14/1/2021).

Adapun hal itu diperkuat dengan surat Laporan bernomor : STTLP/75/I/2021/SUMUT/SPKT 'I'.

Dalam surat tersebut melaporkan peristiwa pidana UU no 9 tahun 2016 tentang perubahan UU no 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik pasal 27 ayat 3.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved