Breaking News:

Baru Dipasang, Portal Penghalau Truk Masuk ke Jalan Selamat Ketaren Kabanjahe Rusak Ditabrak Truk

Terlihat fasilitas yang baru saja dipasang sudah rusak. Bahkan, salah satu tiang penopang portal setinggi kurang lebih lima meter ini sudah tak ada.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
PENGENDARA melintas di persimpangan Jalan Selamat Ketaren dan Jalan Nabung Surbakti, Kamis (14/1/2021). Terlihat, di persimpangan tersebut tiang portal yang baru dipasang untuk menghalau truk tinggal satu karena rusak ditabrak truk, Rabu (13/1/2021) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karo melakukan pemasangan portal di salah satu pintu masuk ke jalan Selamat Ketasren Kabanjahe untuk mencegah truk dan kendaraan bertonase berlebih masuk kembali.

Diketahui, portal yang dipasang di salah satu pintu masuk ke Jalan Selamat Ketaren ini, baru saja dipasang pada Rabu (13/1/2021) kemarin. 

Namun, amatan www.tribun-medan.com pada Kamis (14/1/2021), terlihat fasilitas yang baru saja dipasang ini sudah rusak. Bahkan, salah satu tiang penopang portal setinggi kurang lebih lima meter ini sudah tampak tidak ada. 

Informasi yang didapat, pascadipasang, portal tersebut sudah rusak karena tiang penghalau di bagian atasnya diseruduk oleh truk kemarin malam. Salah seorang warga Anto, mengatakan portal tersebut rusak karena dihantam truk dengan muatan yang tingginya melebihi portal. 

"Kurang tahu pasti ditabraknya jam berapa, cuma itu tiang yang atas kena tabrak muatan truk fuso," ujar Anto. 

Selain portal yang dipasang di persimpangan Jalan Selamat Ketaren dengan Jalan Nabung Surbakti ini, terlihat pihak Dishub Karo juga sudah memasang beberapa peringatan jika di ruas jalan tersebut sudah dipasang portal.

Di dalam baliho peringatan itu, tertulis jika truk dilarang melintas karena susah dipasang portal. 

Selain itu, di kedua pintu masuk ruas jalan akses ke RSU Kabanjahe itu juga sebelumnya sudah terpasang rambu tanda kendaraan jenis truk besar dilarang untuk melintas.

Namun, dengan kejadian ini tampaknya para pengemudi truk tetap saja acuh akan pembicara dan rambu yang telah dibuat. 

"Masa segitu banyaknya rambu sama tiang sudah terpasang pengemudinya enggak nampak. Memang enggak mau tau saja mungkin itu," ucapnya. 

Seperti diketahui, pemasangan portal ini dilakukan untuk mencegah truk kembali melintas di jalan tersebut. Pasalnya, akibat seringnya dilintasi oleh truk dan kendaraan dengan tonese yang melebihi kapasitas aspal di ruas jalan tersebut acap kali rusak karena tidak dapat menahan beban. 

Beberapa waktu lalu, pihak dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karo, sudah berupaya untuk memperbaiki titik-titik jalan yang rusak. Namun, saat ini dikarenakan diduga truk masih sering melintas di beberapa titik yang sempat diperbaiki sudah kembali terlihat rusak. 

"Selain kita perbaiki jalannya, kita juga bekerjasama dengan pihak Dishub untuk memasang portal di sana. Karena rusaknya jalan di situ karena tidak tahan menopang kendaraan yang tidak seharusnya melintas," ujar Kepala Dinas PUPR Karo Edward Sinulingga. 

Saat ditanya perihal rusaknya portal yang baru dipasang ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo Gelora Fajar Purba mengatakan pihaknya sudah mengetahui hal ini. Dirinya mengatakan, dalam waktu dekat portal tersebut akan segera diperbaiki. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved