Gempa Hari Ini
BERSELANG 12 Jam MAJENE Kembali Diguncang Gempa Dahsyat 6.2, Terasa hingga Samarinda Balikpapan
BERSELANG 12 Jam MAJENE Kembali Diguncang Gempa Dahsyat 6.2, Terasa hingga Samarinda Balikpapan
TRIBUN-MEDAN.COM - BERSELANG 12 Jam MAJENE Kembali Diguncang Gempa Dahsyat 6.2, Terasa hingga Samarinda Balikpapan
Setelah gempa 5.9 magnitudo pada Kamis (14/1/2021) pukul 13.35 WIB, gempa dahsyat berpusat di Majene Sulawesi Barat kembali terjadi Jumat (15/1/2021) pukul 01:28:17 WIB.
Gempa dahsyat ini lebih kuat yakni 6.2 magnitudo, pusatnya 6 km Timur Laut MAJENE-SULBAR) di kedalaman 10 Km.
Sama seperti gempa 5.9 magnitudo pada Kamis (14/1/2021), kali ini juga gempa tidak menimbulkan tsunami.
Dilansir dari tribun timur, guncangan gempa ini membuat sejumlah warga di Kecamatan Campalagi Kabupaten Polewali Mandar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
"Ada gempa," teriak warga sembari keluar rumah.
Getaran gempa lebih besar dibandingkan gempa pertama 5.9 Kamis, dan waktunya lebih lama.
Berdasarkan informasi netizen guncangan gempa tidak hanya dirasakan di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, tapi juga dirasakan warga di Pulau Kalimantan.
@yourstarrrrrrr: Kalsel jg kerasa huhuhuh kirain jantungku gk normal ternyata bnran gempa
@santoso_yamani: Terasa banget getaranya sampe Kalimantan Timur (Kab.Tanah Grogot)
@evinurjannah16: getarannya kerasa sampe kotabaru kalsel,Allahuakbar semoga kita semua selalu salam lindungan Allah
staysave teman2 semuaa
@kahfinack1926: Blm masuk 24 jam sdh 2 kalo gempa walau gk sekeras siang tadi tapi cukup bikin bangun tidur.Kotabaru,kalimantan selatan
BMKG merilis kekuatan guncangan gempa mencapai level IV-V MMI di Majene.
Sedangkan di Palu level guncangan III MMI dan di Makassar level II MMI.
Guncangan gempa ini dirasakan di seluruh wilayah Sulbar, seperti di Kabupaten Polewali (IV-V MMI), Mamuju dan Majene (IV MMI), serta Mamuju Utara dan Mamuju Tengah (III-IV MMI).
Selain di Sulbar, gempa juga terasa di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan yang berdekatan dengan Sulbar, seperti di Toraja (III MMI) serta di Pinrang, Pare-pare, dan Wajo (II-III MMI).
MMI merupakan skala intensitas gempa yang mengukur dampak getaran terhadap kondisi sekitar dengan skala I (paling rendah) hingga XII (tertinggi).
Belum diketahui dampak kerusakan gempa terbaru ini.
Namun di WA beredar foto kerusakan bangunan termasik di Kantor Gubernur Sulawesi Barat.
Gempa susulan
Beberapa gempa susulan terjadi pascagempa 6.2.
Namun kekuatannya terus menurun.
Mulai dari Mag:3.9, Mag:4.0, Mag:2.9, Mag:3.0, Mag:3.4, Mag:3.2, dan Mag:2.6 hingga pukul 03.00 WIB.
Gempa 6.2 ini hanya berselang 10 jam dari gempa 5.9 Kamis.
Koordinator Bidang Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono membeber fakta-fakta Gempa Majene 5.9 magnitudo pukul 13.35.49 WIB yang terasa hingga ke Kalimantan.
FAKTA-FAKTA GEMPA MAJENE 14 JANUARI 2021*
1. Gempa Majene dengan magnitudo 5,9 yang terjadi pukul 13.35.49 WIB ini memicu kerusakan bangunan rumah.
Estimasi peta tingkat guncangan yang dipublikasikan BMKG akurat, sesaat setelah gempa dapat mengetimasi bahwa gempa ini merusak karena muncul warna kuning yang artinya guncangan gempa mencapai skala intensitas VI MMI yang berpotensi merusak.
Dari lapangan saat ini dilaporkan sementara banyak terjadi kerusakan rumah warga di Kabupaten Majene.
Tidak hanya merusak, gempa ini juga memicu dampak ikutan gempa (collateral hazard) berupa runtuhan batu (rockfall) di tebing-tebung perbukitan.
2. Gempa ini guncangannya dirasakan hingga jauh di seberang pulau, karena dilaporkan banyak warga di Kabupaten Paser dan Balikpapan di Kalimantan Timur ikut merasakan guncangan gempa Majene.
3. Gempa Majene siang ini dipicu oleh sumber gempa Sesar Naik Mamuju (Mamuju Thrust).
Sesar ini di lepas pantai sebgai fold-thrust-belt yang sangat aktif. Hal ini sesuai sengan analisis mekanisme sumber BMKG yang menunjukkan pergerakan naik (thrust fault).
4. Pusat gempa Majene hari ini sangat berdekatan dengan sumber gempa yang memicu tsunami pada 23 Februari 1969 dengan kekuatan 6,9 pada kedalaman 13 Km.
Gempa saat itu menyebabkan 64 orang meninggal, 97 orang luka-luka dan 1.287 rumah serta Masjid mengalami kerusakan.
Dermaga pelabuhan pecah, timbul tsunami dengan ketinggian 4 meter di Pelattoang dan 1,5 m di Parasanga dan Palili.
5. Gempa Majene yang merusak hari ini dan gempa pemicu tsunami destruktif tahun 1969 sama sama dibangkitkan oleh generator gempa yang sama yaitu Sesar Naik Mamuju (Mamuju Thrust).
6. Sesar Naik Mamuju memiliki magnitudo tertarget mencapai 7,0 dengan laju geser sesar 2 milimeter/tahun sehingga sesar ini memang harus diwaspadai karena mampu memicu gempa kuat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dampak-gempa-majene-59-1.jpg)