Breaking News:

FP UISU Gelar Webinar Kampus Merdeka, Merdeka Belajar

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengingatkan agar perguruan tinggi

Editor: Ismail
Tribun Medan/HO
Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP saat mendengarkan paparan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang disampaikan Firman Hidayat, SE. MSi dalam kegiatan webinar yang digelar Fakultas Pertanian UISU kemarin (14/1). 

Tribun-Medan.com, Medan - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengingatkan agar perguruan tinggi mampu menghasilan lulusan yang memiliki literasi digital dan kemampuan beradaptasi dengan dunia digital. Demikian paparan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang disampaikan Firman Hidayat, SE. MSi dalam kegiatan webinar yang digelar Fakultas Pertanian UISU kemarin (14/1).

Mendikbud RI Nadiem Anwar Makarim yang di wakili Firman Hidayat, SE. MSi (Sub Kerjasama Ditjen Dikti) mengatakan bahwa kemampuan digital lulusan perguruan tinggi merupakan atensi dari Presiden RI Jokowi yang menegaskan perlunya lulusan yang memiliki talenta di bidang digital.

Namun, kata Firman, kemampuan dalam bidang digital itu bukan hanya untuk lulusan prodi yang berkaitan dengan teknologi.

“Ini bukan cuma tugas prodi yang berhubungan dengan teknologi, tapi juga prodi lain. Digital tidak hanya urusan satu prodi saja,”tegasnya.

Sebagai contoh, Firman menyebutkan ada beberapa program yang dapat dilakukan Perguruan Tinggi terkait peningkatan kemampuan tersebut.

Diantaranya, program pengembangan SDM digital, program digital sekolah melalui mahasiswa dan digitalisasi UMKM.

Hal itu disampaikannya sejalan dengan kebijakan kampus merdeka dan merdeka belajar yang telah dicanangkan Mendikbud.

Dekan Fakultas Pertanian UISU, Dr. Ir. Murni Sari Rahayu, MP saat mengikuti webinar yang digelar Fakultas Pertanian UISU kemarin (14/1) berjudul Strategi , Peluang dan Tantangan Dalam Implementasi Kurikulum Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.
Dekan Fakultas Pertanian UISU, Dr. Ir. Murni Sari Rahayu, MP saat mengikuti webinar yang digelar Fakultas Pertanian UISU kemarin (14/1) berjudul Strategi , Peluang dan Tantangan Dalam Implementasi Kurikulum Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. (Tribun Medan/HO)

Selain itu, Firman menjelaskan setidaknya ada 8 (delapan) kegiatan kampus merdeka yang dapat dilakukan PT untuk mengimplementasi kebijakan kampus merdeka dan merdeka belajar.

Kegiatan itu adalah pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, asistensi mengajar di Satuan pendidikan, penelitian atau riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi atau proyek independen dan membangun desa.

“Selama ini memang sudah dilaksanakan Perguruan Tinggi, tapi harus lebih dimaksimal dan durasinya lebih diperpanjang,”ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved