New Video

Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi Ikut Divaksin Bersama 18 Pejabat Lainnya

Dikatakannya, usai menunggu selama 30 menit untuk mengetahui reaksi tubuh, Edwin mengaku tidak merasakan reaksi apapun di tubuhnya.

Tayang:

Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi Ikut Divaksin Bersama 18 Pejabat Lainnya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi juga turut bagian dalam 18 pejabat dan tokoh masyarakat yang divaksin perdana di Kota Medan pada Jumat (15/1/2021).

Pria yang juga seorang dokter tersebut divaksin bersama segenap Forkopimda Kota Medan.

Usai divaksin, Edwin menunjukkan kartu vaksinasi milik nya kepada awak media.

Sebagai tenaga kesehatan, Edwin mengaku sudah biasa dengan proses vaksinasi yang dilakukan.

"Tidak ada yang berbeda, kan sudah biasa divaksin. Kita pun waktu kecil divaksin juga, namanya imunisasi, kurang lebih sama," ucap Edwin saat ditemui pasca penyuntikan vaksin, di Posko Satgas Covid-19 Kota Medan, Jumat (15/1/2021).

Edwin juga menyebutkan, bahwa setiap warga yang sudah divaksinasi akan diberikan kartu vaksinasi. Gunanya, kata dia, untuk mengetahui status bahwa warga tersebut sudah divaksin dan untuk mengetahui jadwal vaksinasi lanjutan.

"Ini kartu vaksinasi, jadi yang sudah divaksin mendapatkan ini sebagai penanda bahwa sudah divaksin dan juga agar mengetahui jadwal vaksinasi keduanya," ujar dia.

Dikatakannya, usai menunggu selama 30 menit untuk mengetahui reaksi tubuh, Edwin mengaku tidak merasakan reaksi apapun di tubuhnya.

Artinya, dirinya normal dan tidak memiliki alergi tertentu terhadap vaksin.

"Setelah menunggu 30 menit tidak ada reaksi. Berarti normal dan aman," ucapnya.

Sebelumnya, ia mengatakan sebanyak 18 Pejabat dan Tokoh Masyarakat disuntik vaksin Covid-19 perdana di Kota Medan, Jumat (15/1/2021).

Edwin menuturkan, hari ini sekaligus sebagai pembukaan dan permulaan proses vaksinasi yang dilakukan di Kota Medan. Menyusul seluruh tenaga kesehatan yang ada Medan yang akan divaksin pekan depan.

"Hari ini sebanyak 18 pejabat dan juga tokoh masyarakat disuntik vaksin Covid-19. Ini merupakan pencanangan sekaligus pembuka proses vaksinasi di Kota Medan," ujar Edwin.

Ia mengatakan, pada pekan depan proses vaksinasi untuk seluruh tenaga kesehatan di Kota Medan akan resmi dimulai.

Proses vaksinasi untuk tenaga kesehatan, terang Edwin dilakukan di seluruh Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada di Kota Medan. Rinciannya yakni 41 Puskesmas dan 15 Rumah Sakit di Kota Medan.

"Untuk Kota Medan sendiri kita mendapat jatah 20.000 vial vaksin untuk tahap pertama ini ya. Diutamakan untuk tenaga kesehatan, yang akan kita mulai pekan depan di seluruh Faskes yang ada di Kota Medan," ucapnya.

Edwin berujar, untuk teknisnya, seluruh tenaga kesehatan nantinya akan mendapatkan jadwal yang dikirimkan melalui pesan singkat (SMS) di telepon genggam nya.

Pesan itu berisikan kapan dan di mana tenaga kesehatan akan melakukan vaksinasi.

"Jadi nanti di sana sudah ada jadwalnya, tempat sekaligus tanggalnya kapan akan divaksin. Jadi kita juga berkoordinasi dengan Faskes dalam pendistribusian dan penyimpanan vaksin di gudang Faskes masing-masing," sebut dia.

Ia berharap ke depan warga Kota Medan dapat bekerjasama dalam menyukseskan proses vaksinasi di Kota Medan. Di mana, keseluruhan jadwal vaksinasi akan dilakukan dalam rentang waktu 15 bulan ke depan.

"Mudah-mudahan dengan seluruh fasilitas yang ada dan dengan dukungan masyarakat proses vaksinasi di Kota Medan dapat berjalan dengan lancar," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved