Breaking News:

KONI Medan Turunkan 1000 Atlet di PON 2024, Semua Pihak Diharapkan Kerjasama

Harapan KONI Medan adalah bisa mewujudkan atau menggelar semua program dan kegiatan yang sudah dijadwalkan pada 2021 ini.

TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
KETUA Umum KONI Medan, Eddy Sibarani. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Umum KONI Medan Eddy H Sibarani berharap semua program dan kegiatan yang terjadwal di tahun 2021 ini semuanya bisa berjalan sesuai jadwal. 

Sehingga sasaran pembinaan dan prestasi yang ingin diwujudkan dapat tercapai.

"Harapan KONI Medan adalah bisa mewujudkan atau menggelar semua program dan kegiatan yang sudah kita jadwalkan pada 2021. Demi kelangsungan pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga Kota Medan yang kita idamkan dan juga menuai sukses pada PON XX dan XXI," kata Eddy Sibarani, Jumat (15/1/2021).

Berdasarkan asumsi KONI Sumut, katanya PON 2024 di mana Aceh dan Sumut menjadi tuan rumah akan mempertandingkan 56 cabang olahraga (Cabor). Sebagai tuan rumah, katanya, Sumut akan menurunkan sekitar 1500-1600 atlet pada semua cabor yang dipertandingkan.

"Juga dengan asumsi, Kota Medan berkontribusi 60-70 persen untuk kontingen Sumut pada setiap gelaran PON, maka dalam persiapannya kita harus bisa mempersiapkan sekitar 1.000 atlet ke PON 2024. Dan hal ini sudah saya sampaikan dalam rapat perdana pengurus KONI Medan di Medan," katanya.

Eddy Sibarani menyebut, KONI Medan yang membawahi 45 Pengcab dan Pengkot saat ini menaungi tak kurang dari 10.000 atlet aktif. Maka dari itu, pihaknya optimis untuk bisa menjaring setidaknya 1.000 atlet sebagai persiapan PON 2024.

"Tentu saja kerjasama dengan Pengcab dan Pengkot, serta KONI Kecamatan," katanya.

Dikatakan Eddy, di masa pandemi seperti sekarang ini semua kegiatan olahraga memang ditunda. Namun bukan berarti tidak membuat kegiatan olahraga. 

"Memang pandemi Covid-19 sejak Maret tahun lalu telah menunda banyak kegiatan KONI Medan dan belum ada tanda-tanda mereda. Tetapi kita tidak boleh berhenti dan harus tetap bekerja. Apalagi pada 2021 ini ada PON XX yang rencananya berlangsung di Papua Oktober mendatang," katanya.

Maka dari itu, kata Eddy, sangat diperlukan kerja keras dan kerja cepat agar nantinya Kota Medan bisa memiliki peran besar di arena pekan olahraga Nasional (PON) Papua dan PON 2024 di mana Aceh-Sumut menjadi tuan rumah.

Eddy menerangkan, tiga tahun masa persiapan PON XXI bukan merupakan waktu yang lama.

"Mari kita manfaatkan waktu yang singkat ini untuk bekerjasama secara maksimal demi kemajuan prestasi Olahraga dan menuai sukses prestasi beserta pelaksanaan PON 2024," ungkapnya.

Dikatakan Eddy, untuk persiapan PON Papua yang sudah di depan mata, semua pihak harus bekerja dalam persiapan atlet.

"Berbarengan dengan itu, kita juga harus sudah mulai mempersiapkan diri untuk PON XXI Tahun 2024. Maka dari itu dibutuhkan semangat dan keseriusan ekstra keras dalam bekerja guna persiapan di dua ajang multi event nasional ini," pungkasnya.(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved