Mencari Kopi Tawarkan 100 Persen Kopi Arabica Langsung dari Petani

Gerai kopi di Kota Medan kembali bertambah dengan kehadiran Mencari Kopi yang berlokasi di Jalan Sunggal Nomor 169.

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Karyawan Mencari Kopi tengah beraktivitas, Sabtu (16/1/2021). Mencari Kopi hadir dengan tagline 100 persen arabica. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gerai kopi di Kota Medan kembali bertambah dengan kehadiran Mencari Kopi. Kedai kopi yang berlokasi di Jalan Sunggal Nomor 169 ini menawarkan berbagai konsep dan keunikan sendiri yang layak dicoba.

Mencari Kopi hadir dengan tagline 100 persen arabica. Pemilik Mencari Kopi Dany mengatakan hal ini karena pihaknya hanya menyajikan kopi arabica saja untuk semua menu kopi yang tersedia di cafe ini.

"Memang pencinta robusta pasti ada, tapi peminatnya orang-orang tertentu saja. Sedangkan arabica ini lebih diminati banyak orang karena ramah di lambung juga," katanya saat ditemui Tribun Medan ketika Grand Opening Mencari Kopi, Sabtu (16/1/2021).

Nama Mencari Kopi ini dipilih karena pihaknya ingin menghadirkan suasana yang Indonesia sekali. Selain itu Mencari Kopi sangat mudah diingat.

"Kalau mencari kan artinya ada yang kita perlukan. Kita asumsikan penikmat kopi kalau mencari kopi ya datang kesini," kata Dany.

Ia mengatakan untuk biji kopi, pihaknya menggunakan biji kopi Gayo. Biji kopi diambil langsung dari petani. Hal ini dilakukan sebagai upaya memberdayakan petani kopi di Sumatera juga.

"Minuman andalan kita sebenarnya sanger espresso dan jenis kopi ini juga sangat cocok untuk dibuat sanger. Kita punya puluhan menu minuman dan beragam makanan di sini," katanya.

Salah satu keunggulan dari kopi yang ditawarkan Mencari Kopi adalah biji kopi yang digunakan selalu baru. Sehingga kopi yang sampai dimeja pelanggan terjamin kesegarannya.

"Kita sudah punya beberapa petani yang jadi langganan kita. Jadi kita pastikan enggak akan kekurangan makanya enggak perlu stok biji kopi yang banyak. Saat kopinya sampai, kita roasting, setelah itu disajikan makanya kita bisa jamin kesegaran kopinya," katanya.

Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau. Minuman di Mencari Kopi ditawarkan mulai harga Rp 6000 hingga Rp 20000.

"Sebenarnya ini kita hadirkan suasana cafe di sini. Tapi harganya seperti di warkop. Jadi dengan harga yang terjangkau rasanya seperti di cafe," katanya.

Untuk desain, pihaknya membuat Mencari Kopi bergaya vintage dengan sedikit sentuhan retro. Di sini banyak dipajang koleksi barang-barang lama yang khas dengan gaya vintage.

"Vintage itu kan berhubungan dengan sesuatu yang lama, kenangan. Makanya di sini juga kita sediakan jasa foto per meja. Pengunjung bisa berfoto setelah itu kita cetak. Hasil fotonya digantung di sini. Jadi pengunjung bisa melihat langsung kenangannya di sini.

"Kalau ada pengunjung misalnya datang saat dia masih lajang, datang lagi saat punya pacar, menikah, lalu punya anak, semua fotonya ada di sini dan kita pastikan kita simpan. Jadi mereka punya kenangan di sini," lanjutnya.

Dibuat semi outdoor, Mencari Kopi juga menyediakan ruangan VIP yang di dalamnya ada proyektor. Sehingga cocok untuk kegiatan rapat. Selain itu ada Musala, kamar mandi, dan parkir yang luas.

Di masa pandemi ini pihaknya juga mendukung program pemerintah dalam mengurangi resiko penyebaran Covid-19. Misalnya diberi jarak antar pengunjung, sebelum masuk tamu juga diukur suhu tubuhnya, dan tersedia tempat cuci tangan.

"Untuk tamu wajib menggunakan masker. Namun kita siapkan juga jika ada tamu yang lupa membawa masker," imbuhnya.

Mencari Kopi buka sejak jam 7 pagi setiap hari. Di pagi hari tersedia juga menu-menu sarapan seperti lontong dan nasi gurih.

"Kita ingin juga menyediakan tempat untuk para komunitas seperti pesepeda. Mereka kan biasanya datang pagi dan butuh tempat parkir yang luas, jadi Mencari Kopi ini cocok," pungkasnya.

(sep/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved