Breaking News:

Pertahankan Gelar MMA One Pride Bulan April, Adi Rominto Latihan di Kampung Halaman

Adi Rominto Manurung menuturkan, dirinya semakin  semangat dengan adanya dukungan masyarakat sekitar, khususnya pada masa latihan fisik saat ini.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
ADI Rominto Manurung yang dikenal “Popay” Manurung bersama ibunya Rosida Sihotang saat ditemui Tribun-Medan.com di rumahnya di Balige, Senin (21/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Penyabet gelar juara I One Pride MMA Indonesia, Adi Rominto Manurung yang akrab disapa “Popay” saat ini mempersiapkan diri mempertahankan sabuk pada pertandingan MMA One Pride bulan April 2021 mendatang.

Adi Rominto Manurung menuturkan, dirinya semakin  semangat dengan adanya dukungan masyarakat sekitar, khususnya pada masa latihan fisik saat ini.

"Saat ini, saya tengah menjalani latihan fisik selama tiga hingga empat jam per hari. Biasanya latihan fisik itu bervariasi mulai dari lari, lalu latihan dengan menggunakan beban di gym," ujarnya Sabtu (16/1/2021).

Proses latihannya, katanya, sudah dimulai sejak awal Januari 2021 dan diperkirakan pada bulan Maret dirinya akan berangkat ke Bali guna mematangkan persiapannya.

"Latihan pagi hari sekitar 1,5 hingga 2 jam, sama halnya dengan latihan  sore hari," katanya.

"Saya sudah latihan sejak awal Januari, tepatnya pada tanggal 4 lah. Latihan saat ini untuk lari dan latihan fisik lainnya saya lakukan di Kompi 125 dan tempat gym. Kadang juga saya minta adik-adik untuk pegang bantalan itu guna latihan pukul dan tendang. Pokoknya menggunakan sarana dan prasarana yang terbataslah," katanya. 

Dikatakannya, selama proses latihannya dengan menggunakan uang kantong pribadinya. Dan, persiapan jelang mempertahankan sabuk membutuhkan waktu dan kerja keras yang lebih dibanding sebelumnya.

"Untuk saat ini, saya menggunakan biaya sendiri. Memang, tantangan untuk mempertahankan gelar ini amatlah susah. Namun, saya tetap berupaya keras dengan proses latihan yang lebih kuat lagi. Untuk latihan sebulan jelang pertandingan nanti, saya akan berangkat ke Bali untuk training campnya pada bulan Maret," katanya.

"Untuk kelas flyweighit itu berada di timbangan 56,7 kilogram. Saat ini juga saya upayakan untuk atur makanan sendiri dan latihan fisik secara teratur. Moga-moga pertandingan selanjutnya dapat kita menangkan untuk pertahankan sabuk. Sambil berupaya, saya juga berdoa dan mohon bantuan dari teman-teman yang senantiasa mendukung kita," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved