Breaking News:

Perkembangan Kasus Plagiat USU

Petinggi USU Terseret Kasus Plagiat, Sejumlah Mahasiswa ngaku Terkejut hingga Sudah Bisa Menebak

Miftah berharap kasus ini juga turut menjadi pelajaran agar tidak ada lagi kasus seperti ini terlebih mencoreng nama baik universitas.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
dok
BIRO Rektor USU. 

Tribun-Medan.com, Medan - Permasalahan beruntun Universitas Sumatera Utara (USU) terkait isu plagiat kini menjadi sorotan publik.

Terpaan kasus plagiat ini menyeret nama-nama petinggi USU, diantaranya rektor terpilih Muryanto Amin dan rektor yang berada di akhir masa jabatannya, Runtung Sitepu.

Kasus ini turut mengundang beragam tanggapan dari para mahasiswa USU yang begitu terkejut dengan terseretnya para petinggi. Diantaranya ada Miftah, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya.

Miftah tidak menyangka jika para petinggi USU tersebut dapat terlibat dalam kasus plagiat yang selama ini USU giat mengampanyekan untuk melarang adanya penjiplakan karya.

"Kagetlah pastinya. Apalagi inikan rektor yang menjadi panutan kita yang tertinggi di USU dan malah terlibat kasus yang seperti ini ya. Baru tahu infonya tadi malam dari broadcast temen-temen," ungkap Miftah, Sabtu (16/1/2021).

Lanjutnya, Miftah berharap kasus ini juga turut menjadi pelajaran agar tidak ada lagi kasus seperti ini terlebih mencoreng nama baik universitas.

"Ya semoga jeralah dengan terbuka kasus kayak gini. Kita sebagai mahasiswa juga malu kan kalau petingginya saja berbuat curang gimana mahasiswanya nanti. Inikan buat jelek nama USU ya," ujarnya.

Tak hanya Miftah, Ridho mahasiswa FISIP USU tidak menyangka dekannya, Muryanto Amin ternyata sempat melakukan kecurangan terkait plagiarisme. Padahal, Muryanto terkenal sebagai sosok pintar di fakultas.

"Terkejut kali lihat ada pemberitaan gitu. Kemarin juga tahu info dan berharap itu bukan beliau. Tapi ya namanya manusia juga pasti bisa ada kesalahan kan. Cuma ya harus terima konsekuensi lah, yang terlebih beliau itu sosok pimpinan dan sekarang di tingkat universitas. Semoga nggak ada lagi lah kasus seperti ini. Malu juga kan kita ternyata banyak juga yang punya masalah plagiat," tuturnya.

Sebelumnya, Komite Etik USU memutuskan rektor terpilih, Muryanto Amin bersalah perihal perbuatan self plagiarism. Akibatnya, ia dihukum penundaan kenaikan pangkat dan golongan selama 1 tahun. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved