Breaking News:

Konsumsi BBM Meningkat Selama Nataru, Masyarakat Sumbagut Pilih BBM Ramah Lingkungan

Peningkatan ini terjadi di lima provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat.

TRIBUN MEDAN/HO
PENGENDARA melintas di depan SPBU BBM Satu Harga yang berlokasi di Desa Sisarahili I, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Selasa (1/9/2020) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Selama Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), PT Pertamina (Persero) Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut) mencatat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) khususnya untuk produk gasoline dan elpiji mengalami peningkatan.

Peningkatan ini terjadi di lima provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat.

Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagut, Taufikurachman mengatakan, realisasi harian BBM secara year to date (ytd) per 10 Januari 2021 konsumsi gasoline (Premium, Pertalite dan Pertamax Series) mengalami kenaikan sebesar 7,6 persen atau 12.400 Kiloliter (KL) dibanding konsumsi normal sebanyak 11.520 KL. 

"Namun konsumsi gasoline naik 3,7 persen atau 12.400 KL dibanding estimasi Satgas sebanyak 11.960 KL," ujar Taufikurachman, pekan lalu. 

 Taufikurachman menjelaskan, gasoline untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada masa Satgas Natal dan Tahun Baru meningkat sebanyak 8,7 persen atau sebesar 4.838 KL per hari dari konsumsi normal harian yaitu 4.440 KL.

Tak hanya Sumut, konsumsi gasoline juga meningkat sebesar 12,6 persen atau 2.066 KL per hari dari konsumsi normal harian sebesar 1.834 KL per hari di Sumbar.

Untuk wilayah Aceh, gasoline mengalami peningkatan konsumsi sebesar 3,9 persen atau 1.788 KL per hari dibandingkan konsumsi normal harian yaitu 1.721 KL per hari. Sementara itu, wilayah Riau juga mengalami tren kenaikan gasoline sebanyak 6,2 persen dan 3,6 persen di Kepulauan Riau.

Diakuinya, selama momen Nataru, sebagian besar masyarakat di lima provinsi tersebut memilih berpergian dengan menggunakan Pertalite.

Konsumsi Pertalite ini mengalami kenaikan sebesar 20,1 persen atau 7.343 KL dibanding rerata normal 6.115 KL. 

“Di wilayah Sumbagut, pengendara sepeda motor dan mobil paling banyak menggunakan Pertalite. BBM ini sesuai kebutuhan mesin kendaraan dan ramah lingkungan,” ucap Taufikurachman.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved