Breaking News:

BKSDA Wilayah II Pantau Aktivitas Harimau Sumatera di Dusun Sigalapang

BKSDA Wilayah II Pematangsiantar melakukan pemantauan di lokasi Harimau Sumatera memangsa ternak warga Dusun Sigalapang, Kabupaten Toba.

TRIBUN MEDAN/HO
PIHAK BKSDA bersama masyarakat sedang memantau pergerakan Harimau Sumatera yang diduga kuat memangsa ternak di kawasan Dusun Sigalapang, Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Pematangsiantar melakukan pemantauan di lokasi Harimau Sumatera memangsa ternak warga Dusun Sigalapang, Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba.

Beberapa hari yang lalu, pihak BKSDA memperoleh informasi bahwa ternak babi dan kambing telah dimangsa oleh Harimau Sumatera.

Kepala Bidang BKSDA Wilayah II Pematangsiantar Seno Pramudita menuturkan bahwa pihaknya tetap melakukan pemantauan hingga hari ini, Senin (18/1/2021).

"Kalau Harimau Sumatera kan aktivitasnya pada sore hingga sore sampai pagi. Maka, teman-teman tetap memantau di lapangan bersama dengan masyarakat yang di sekitar. Cuma dari hari Jumat (15/1/2021) hingga hari ini, Senin (18/1/2021) belum ada aktivitas yang terlihat lagi untuk pinggiran atau kawasan dekat pemukiman," ujar Kepala Bidang BKSDA Wilayah II Pematangsiantar Seno Pramudita saat dikonfirmasi oleh tribunmedan.id pada Senin (18/1/2021).

Ia menyebutkan hingga hari ini, aktivitas di kawasan perkampungan dan perladangan masyarakat sekitar tidak terpantau ada pergerakan harimau.

"Dan yang kita laksanakan juga bersama masyarakat sekitar adalah pembuatan api unggun sekitaran situ untuk menakuti harimau dan saat ini tidak ada terpantau lagi aktivitas harimau keluar lagi," ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa hutan yang berbatasan dengan perladangan dan perkampungan warga sekitar adalah hutan margasatwa, tempat Harimau Sumatera hidup.

"Karena itu memang kawasan jelajah Harimau atau home ringnya. Jadi memang kalau pas dia melintas di pinggiran kawasan dan ada ternak yang ada akan dia serang kalau ia lapar," sambungnya.

Kemungkinan Harimau Sumatera kembali masuk perkampungan selalu ada, masing-masing karakter Harimau Sumatera berbeda.

"Memang, kemungkinan untuk kembali lagi tetap ada walau mungkin dalam waktu yang tidak dekat. Itu bisa kita lihat dengan beberapa tahun sebelumnya. Beberapa perilaku harimau itu berbeda-beda," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved