Breaking News:

Almarhum Asner Silalahi Ditetapkan Sebagai Calon Wali Kota Siantar Terpilih pada 21 Januari 2021

KPU) Pematangsiantar siap menetapkan Almarhum Asner Silalahi sebagai pemenang Pilkada Siantar Tahun 2020, berpasangan dengan dr Susanti Dewayani

Alija / Tribun Medan
Suasana rumah duka Almarhum Asner Silalahi di Jalan Sidamanik, No. 15B, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan, Jumat (15/1/2021) sore 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pematangsiantar siap menetapkan Almarhum Asner Silalahi sebagai pemenang Pilkada Siantar Tahun 2020, berpasangan dengan dr Susanti Dewayani pada pada 21 Januari 2021 mendatang.

Komisioner KPU Gina Ruthfefiliana menyampaikan, mekanisme penetapan Asner Silalahi sebagai pemenang Pilkada tetap dilaksanakan KPU Siantar sesuai undang-undang.

"Jadwal penetapan itu diputuskan, pasca-buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK) diterima KPU Kota Siantar. Semalam (18/1/2021) sudah kami terima BRPK-nya," ujarnya.

Bacalon Wali Kota Pematangsiantar, Asner Silalahi
Asner Silalahi (TRIBUN-MEDAN/Alija Magribi)

Nantinya, penetapan calon terpilih paling lama dilakukan KPU tiga hari setelah BRPK diterima. Hanya saja, sebutnya, untuk menggelar rapat pleno penetapan calon terpilih, pihaknya masih menunggu petunjuk dari KPU RI.

Dijelaskan Gina, meski Asner Silalahi telah meninggal dunia, KPU Kota Siantar akan tetap menetapkan almarhum sebagai Calon Wali Kota Siantar terpilih, dan dr Susanti Dewayani sebagai Calon Wakil Walikota Siantar terpilih, hasil Pilkada tahun 2020.

"Tetap ditetapkan jadi calon terpilih," tuturnya.

Gina menyampaikan nantinya disaat mengusulkan pengesahan dan pelantikan, KPU Kota Siantar akan mengusulkan calon yang memenuhi syarat, dengan melampirkan bukti keterangan. Asner selanjutnya akan ditetapkan berhalangan tetap.

Sebagaimana diketahui, Pilkada Kota Siantar tahun 2020 dimenangkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Asner Silalahi dan dr Susanti Dewayani, dengan meraih 87.733 suara.

Pasangan itu mengalahkan perolehan suara kolom kosong. Dan tidak ada gugatan ke MK dari pihak yang berkompeten terhadap perolehan suara tersebut.

(Alija/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved