Breaking News:

Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Sumut

Dapat Jatah 1058 Vial, Puluhan Nakes Lakukan Vaksinasi Covid-19 di RS Murni Teguh Medan

RS Murni teguh mendapat jatah 1058 vaksin yang akan disalurkan kepada para nakes baik dari Murni Teguh maupun Nakes di luar Murni Teguh.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
VAKSINATOR saat menyuntikkan vaksin kepada nakes di ruangan Poliklinik, Rumah Sakit Murni Teguh Medan, Selasa (19/1/2021). 

Tribun-Medan.com, Medan - Rumah Sakit Murni Teguh mulai melaksanakan vaksinasi kepada para tenaga kesehatan (nakes) di ruangan Poliklinik Lantai 2, Selasa (19/1/2020).

Amatan Tribun-Medan.com, tampak nakes melakukan registrasi ulang di meja 1 dengan menunjukkan barcode yang diterima melalui aplikasi pedulilindungi.id dan kemudian mengambil berkas untuk melakukan screening awal yang terdapat di meja dua.

Kahumas Murni Teguh, Herman Ramli mengungkapkan, untuk pelaksanaan vaksinasi, RS Murni teguh mendapat jatah 1058 vaksin yang akan disalurkan kepada para nakes baik dari Murni Teguh maupun Nakes di luar Murni Teguh.

"Hari ini kita ada lakukan vaksinasi Covid-19 yang ditunjuk menjadi salah satu rumah sakit pelaksana. Hari ini sudah ada sekitar 30 nakes yang sudah divaksin. Setiap peserta yang datang dia wajib menunjukkan jadwal vaksin yang nanti akan kita layani sesuai dengan ketentuan," ungkap Herman kepada Tribun-Medan.com, Selasa (19/1/2021).

Herman juga menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini diawali dengan soft launching pada Senin (18/1/2021) saat vaksin tiba di RS dengan menyuntikkan ke beberapa nakes. Hari ini perdana dilakukan secara umum untuk para nakes yang sudah mendaftar.

Dalam pelaksanaan vaksin ini, ruangan Poliklinik dibagi menjadi beberapa meja. Adapun meja pertama diperuntukkan untuk proses pendaftaran. Kemudian nakes akan diberi form untuk melakukan screening awal sebanyak 16 pertanyaan.

Setelah dinyatakan lulus screening, nakes memasuki meja tiga untuk melakukan proses vaksinasi. 

Setelah itu, para nakes diarahkan untuk masuk ke dalam ruangan observasi selama 30 menit untuk memastikan reaksi yang ditimbulkan pascavaksinasi.

"Sejauh ini belum ada nakes yang menimbulkan efek samping dan kita harapkan tidak ada juga," ujarnya.

Terkait penyimpanan vaksin, Herman juga memastikan penyimpanan vaksin dilakukan secara aman.

"Untuk penyimpan vaksin juga sudah ditentukan dengan sangat jelas tinggal kita penuhi saja dan kita tidak perlu mengadakan peralatan baru karena kita sudah ada fasilitasnya. Penyimpanan vaksin ini sangat penting untuk memperhatikan suhu juga," katanya.

Ditambahkannya, pihaknya turut mengimbau kepada nakes ataupun masyarakat untuk tidak termakan hoaks mengenai vaksin dan segera melakukan pendaftaran di aplikasi bagi peserta yang menerima SMS untuk mendapat jadwal vaksinasi.

"Masyarakat tak perlu ragu untuk vaksinasi. Ayo kita lindungi diri dengan mendaftar di aplikasi pedulilindungi untuk mendapatkan jadwal vaksinasi dan semoga dengan adanya program ini kita bisa memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved