Breaking News:

Obral Janji Kampanye Gagal Dipenuhi, Wali Kota Ini Diikat Warga hingga Diseret Pakai Truk, Videonya!

Video rekaman dari CCTV yang berada di pinggir jalan tempat peristiwa berlangsung mengabadikan detik-detik wali kota diseret menggunakan mobil.

Kolase gambar Twitter/@PortavozChiapas
Obral Janji Kampanye Gagal Dipenuhi, Wali Kota Ini Diikat Warga hingga Diseret Pakai Truk, Videonya! 

TRIBUN-MEDAN.com - Hati-hati dalam membuat janji.

Kalau tak ditepati, bisa jadi hal itu menjadi bumerang bagi kita sendiri.

Terlebih bila janji diobral saat kampanye mencalonkan diri sebagai wali kota.

Bisa jadi, hal yang menimpa wali kota yang satu ini terulang kembali.

Penduduk di Mexico City nekat mengikat dan menyeret wali kota mereka menggunakan truk karena sudah muak.

Sebelas orang telah diamankan dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (8/10/2019) itu.

Video rekaman dari CCTV yang berada di pinggir jalan tempat peristiwa berlangsung mengabadikan detik-detik wali kota diseret menggunakan mobil.

Sontak video tersebut langsung menjadi viral di media sosial khususnya Twitter.

Akun Twitter @PortavozChiapas mengunggah rekaman tersebut pada 9 Oktober 2019 silam.

Dalam video tersebut, terlihat mobil dan kerumunan masa di ujung jalan.

Tak lama, mobil berwarna hitam melintas dengan cepat.

Di belakangnya, terlihat seorang pria dengan posisi tubuh terbaring menghadap ke atas dengan tangan yang terikat tali yang menyambung ke mobil.

Mobil yang melaju kencang itu menyeret pria yang diketahui sebagai Wali Kota Mexico City Jorge Luis Escandon Hernandez.

Dilansir dari BBC, penyerangan penduduk kota terhadap Jorge ini adalah yang ke dua kalinya.

Serangan yang dilakukan oleh kelompok petani tersebut diakibatkan oleh kekecewaan mereka terhadap Jorge.

Sebab, janji manis untuk memperbaiki jalanan lokal yang ia gembar-gemborkan saat kampanye tak kunjung direalisasikan.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebelas orang diamankan di Las Margaritas, sebuah kota di negara bagian Chiapas.

Sebelumnya, sekitar empat bulan yang lalu, kantor tempat Jorge bekerja sudah dirusak oleh mereka.

Sebenarnya, saat itu, mereka berniat untuk menculik Jorge, tapi karena dia tidak berada di kantornya saat itu, mereka memutuskan untuk merusaknya.

Akibat kejadian ini, Jorge mengatakan akan menuntut orang-orang yang telah membuatnya mengalami kejadian mengerikan ini.

Untunglah dia tak menderita cedera serius berkat inisiden ini.

Diketahui, menjelang pemilihan wali kota di Las Margaritas, Jorge pernah ditangkap oleh polisi.

Sebab, ia dicurigai telah ikut serta dalam perkelahian dengan para pendukung pesaingnya.

Namun, Jorge akhirnya dibebaskan karena kurangnya bukti.

Surat kabar digital Tabasco Al Minuto mengunggah video detik-detik Jorge dipaksa keluar dari kantornya.

Rekaman di akun Twitter @Tabalminutomx itu memperlihatkan orang-orang memaksa seorang pria mendekat ke mobil pick up berwarna hitam.

Terlihat pria yang mengenakan kemeja bewarna terang itu diikat dengan tali yang ujungnya diikatkan ke mobil Toyota.

Di tengah proses pengikatan, orang-orang tampak membawa tongkat dan membuat kerusuhan.

Peristiwa serupa juga terjadi baru-baru ini.

Di mana seorang wali kota di sebuah kota di Meksiko diikat di pohon oleh warganya.

Sama seperti yang terjadi pada Jorge, wali kota itu juga gagal menepati janji yang ia obral saat kampanye. (Dwi Nur Mashitoh/Sosok.ID)

(*/ tribunmedan.id)

Artikel ini sudah tayang di Sosok.id

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved