Breaking News:

Update Covid19 Sumut 20 Januari 2021

Bantu Percepatan Proses Tracing, Pemkab Karo Luncurkan Mobile Combat PCR

Pemkab Karo meluncurkan pengoperasian mobil mobile combat PCR, di RSU Kabanjahe, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe.

Tribun-Medan.com/Muhammad Nasrul
Pemkab Karo meluncurkan mobil mobile combat PCR di RSU Kabanjahe, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Rabu (20/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, meluncurkan pengoperasian mobil mobile combat PCR, di RSU Kabanjahe, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Rabu (20/1/2021).

Pengadaan mobil ini diketahui merupakan fasilitas untuk percepatan proses penelusuran kontak erat (tracing) terhadap masyarakat yang kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo Drg Irna Safrina Meliala M.kes, mobil ini akan difungsikan sebagai fasilitas untuk melayani masyarakat yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Ia mengatakan, dengan adanya mobil ini nantinya proses tracing akan lebih mudah dan dapat mengatasi resiko penyebaran Covid-19.

"Jadi mobil ini tujuannya untuk mengambil data sampel bagi masyarakat yang kontak erat dengan pasien. Nah, dengan mobil ini nantinya langsung mendatangi ke rumah masyarakat yang menjalani isolasi mandiri. Sehingga, masyarakat tersebut sudah tidak harus datang ke RSU Kabanjahe untuk diambil sampel PCRnya," ujar Irna.

Amatan www.tribun-medan.com, di dalam mobil tersebut ada beberapa petugas yang telah dibagi tugasnya. Satu orang petugas untuk melakukan pengambilan sampel, satu petugas lagi untuk menguji sampel, dan satu petugas lagi sebagai operator untuk memasukkan data masyarakat yang diambil sampelnya.

Irna menjelaskan, proses pengambilan sampelnya nantinya petugas akan langsung datang ke masyarakat. Dirinya mengatakan, untuk mencegah kontak dengan masyarakat yang diambil sampelnya, petugas langsung menjalankan tugasnya dari dalam mobil dan masyarakat diambil sampelnya dari luar mobil.

"Dengan adanya mobil ini, kita yang datang ke wilayah masyarakat yang akan kita tracing. Proses pengambilan sampelnya antara masyarakat dengan petugas juga steril," katanya.

Dirinya mengungkapkan, selain dapat menjangkau langsung ke masyarakat, mobil ini juga dapat beroperasi layaknya laboratorium. Pasalnya, di dalam mobil ini terdapat peralatan pengujian sampel yang sama dengan laboratorium PCR. Dirinya mengatakan, alat pengetesan sampel ini juga dapat menampung maksimal 16 sampel dalam sekali beroperasi.

"Jadi setelah diambil sampelnya, langsung dilakukan uji dan paling lama 50 menit hasilnya sudah bisa kita dapatkan," ucapnya.

Lebih lanjut, Irna mengatakan jika proses tracing ini data masyarakat juga sudah langsung terintegrasi ke Dinkes Karo, dan Gugus Tugas bahkan hingga ke tingkat nasional. Selain itu, nantinya masyarakat yang dilakukan pengambilan sampel dapat mengetahui hasilnya melalui telepon selulernya.

"Jadi setiap orang yang diambil sampelnya kita minta identitasnya, dan juga kita minta nomor telepon yang ada aplikasi WAnya. Jadi nanti jika hasilnya sudah keluar, dapat langsung dikirim via WA," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, untuk mobil mobile combat PCR ini ditujukan untuk melakukan pengambilan data sampel orang yang tercatat kontak erat. Namun, jika ada masyarakat yang ingin melakukan pengetesan seperti untuk keperluan perjalanan, dapat langsung mendatangi laboratorium PCR yang ada di RSU Kabanjahe.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved