Breaking News:

Saingan Terberat Tim Sepak Bola Sumut di PON Papua 2021

"Yang terpenting itu tim bisa berkumpul kembali saat ini untuk menyatukan mereka sehingga bisa bermain secara tim," harapnya.

Tribun Medan / Chandra
Tim sepak bola Sumut untuk persiapan PON Papua 2021 saat menjalani latihan di Stadion Kebun Bunga belum lama ini 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim sepak bola Sumatera Utara untuk persiapan PON Papua 2021 terus menggeber latihan jelang berlaga di ajang multi event olahraga terbesar Indonesia yang dijadwalkan bergulir Oktober mendatang.

Skuat besutan Ansyari Lubis bersama Ridwan Saragih dan Budi Pranoto ini ditargetkan bisa kembali menorehkan prestasi pada ajang PON ke-XX di Papua tahun ini .

Pelatih kepala Tim sepak bola PON Sumut, Ansyari Lubis mengatakan awal tahun ini porsi dan intensitas latihan para pemain semakin di tingkatkan di lapangan hijau. Selain latihan daring dan mandiri, Ernesto Siregar dkk saat ini juga berlatih tiga kali seminggu menggunakan Stadion Kebun Bunga bersama sejumlah pemain PSMS Medan.

"Kalau mereka sebenarnya setiap hari latihan pagi dan sore. Seminggu minimal 10 sesi. Cuma karena PSMS juga ada latihan Senin, Rabu, Jumat, mereka ikut gabung latihan juga. Kalau jadwal libur mereka Sabtu sore dan hari Minggu, " ujarnya, Rabu (20/1/2021).

Pelatih yang akrab disapa Uwak ini menjelaskan, dengan tim PON lebih banyak berlatih di lapangan hijau tentu akan membuat "sentuhan" para pemain tetap terjaga. Selain itu, chemistry dan soliditas tim juga akan semakin terbentuk.

"Yang terpenting itu tim bisa berkumpul kembali saat ini untuk menyatukan mereka sehingga bisa bermain secara tim," harapnya.

Soal saingan, Uwak mengatakan tak mau menganggap remeh tim-tim yang telah lolos babak kualifikasi PON tahun 2019 lalu.

Ia menilai tim yang loloa babak Pra-PON merupakan saingan yang patut diwaspadai. Namun ia tetap akan menginstruksikan anak asuhnya mewaspadai tim- tim asal Pulau Jawa dan juga tentunya skuat tuan rumah Papua.

"Kalau gambarannya yang pasti tuan rumah Papua, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Tapi semua 12 tim yang lolos kualifikasi itu sudah pasti bagus, karena mereka lolos dari kualifikasi kan. Jadi tetap diwaspadai," pungkas pelatih berlisensi A AFC ini.

(Can/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved