Breaking News:

TKI Dibunuh di Malaysia, Disnaker Asahan: Tidak Bisa Berbuat Apa-apa karena Ilegal

Nasrul (28), warga Asahan yang meninggal dunia di Malaysia ternyata seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Sekretaris Disnaker Kabupaten Asahan, Meilina Siregar, saat diwawancarai TRIBUN-MEDAN.COM 

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Nasrul (28), warga Asahan yang meninggal dunia di Malaysia ternyata seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.

Hal itu diungkapkan oleh Meilina Siregar, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan, Kamis (22/1/2021).

"Itu kan memang ilegal, dan kami pun tidak ada menerima laporan dari KBRI, bahkan untuk ke pemda gak ada juga.

Yang membuat sulit, karena dia tidak ada surat," ujarnya kepada Tribun-medan.com saat dijumpai.

Ia mengaku, mengetahui kasus tersebut terlebih dahulu dari media sosial yang sudah beredar sehingga belum mengetahui apa motif pelaku membunuh korban.

"Kami dapat info itupun dari facebook, karena udah viral itu, sehingga sampai saat ini kami tidak mengetahui apa motifnya," ujarnya.

Dikatakannya, untuk TKI yang tidak memiliki surat izin resmi, itu bukanlah tanggungjawab dari Dinas Tenaga Kerja.

"Dia inikan ilegal, jadi kami tidak memiliki tanggung jawab disitu. Setidaknya kamipun paling bantu pengurusan saja. Itu pun kalau ada surat resmi masuk ke kami," katanya.

Dikatakannya, kasus seperti ini sering terjadi di tahun 2020, namun Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan tidak memiliki data, dikarenakan bukan wewenang mereka untuk menindaklanjutinya.

"Gak ada laporan ke kami. Bahkan kasus yang serupa saja baru terjadi terhadap Lisa Sirait yang baru-baru ini kami ketahui anak di bawah umur," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved