Breaking News:

Polsekta Berastagi Amankan Benda Diduga Mortir, Ditemukan Warga Saat Gali Pondasi

Warga Kelurahan Tambak Lau Mulgap I, Kecamatan Berastagi, dikejutkan dengan adanya penemuan benda yang diduga mortir.

Tribun-Medan.com/Muhammad Nasrul
Personel Polsekta Berastagi menunjukkan benda yang diduga mortir yang ditemukan oleh warga, di Polsekta Berastagi, Jalan Perwira, Berastagi, Minggu (24/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Warga Kelurahan Tambak Lau Mulgap I, Kecamatan Berastagi, dikejutkan dengan adanya penemuan benda yang diduga mortir, Jumat (22/1/2021) kemarin.

Diketahui, benda peninggalan jaman penjajahan itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga Fadli Halawa sekira pukul 11.00 WIB.

Kabar penemuan ini, dibenarkan oleh Kapolsekta Berastagi Kompol L Marpaung saat dikonfirmasi Minggu (24/1/2021). Dirinya mengatakan, mortir dengan panjang kurang lebih 26 cm ini ditemukan di lokasi pembangunan rumah kontrakan milik seorang warga yang berada di Gang Kamboja.

"Benar pada hari Jumat kemarin, kita mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya penemuan mortir. Atas informasi tersebut, kita langsung bergerak ke lokasi," ujar Marpaung, saat ditemui di Polsekta Berastagi, Jalan Perwira, Berastagi.

Marpaung menjelaskan, berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat yang menemukan mortir tersebut saat itu Fadli yang merupakan buruh bangunan sedang bekerja menggali pondasi rumah. Dirinya mengatakan, saksi yang menemukan mortir itu awalnya menggali lubang untuk tempat pondasi, namun saat sedang menggali tanah ternyata ia menemukan benda keras dengan bentuk seperti tabung.

"Jadi saksi mencurigai benda yang ditemukannya saat menggali pondasi. Kemudian, saat sudah dibersihkan dan kita datang ke lokasi, kita sinyalir benda ini adalah mortir peninggalan jaman dulu," katanya.

Amatan www.tribun-medan.com, mortir dengan panjang kurang lebih 26 cm ini kondisinya sudah dilapisi karat yang cukup banyak di semua sisinya. Jika terlihat sekitar, bentuk mortir ini terlihat berbentuk seperti peluru pistol namun dengan ukuran yang jauh lebih besar.

Ketika ditanya apakah mortir ini masih aktif atau tidak, Marpaung mengaku pihaknya tidak dapat memastikan hal tersebut. Namun, untuk memastikan perihal kondisi mortir ini pihaknya sudah mengirimkan surat kepada tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Sumatera Utara.

"Kalau itu kita tidak tau, nanti saja kita tunggu kepastian dari tim yang memang ahli menanganinya. Mudah-mudahan besok tim sudah datang ke sini untuk mengecek benda yang kita duga mortir ini," ucapnya.

Dirinya menyebutkan, sembari menunggu kedatangan tim dari Polda Sumatera Utara saat ini mortir tersebut sudah diamankan di Polsekta Berastagi.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved