Breaking News:

Update Covid19 Sumut 24 Januari 2021

Satgas Sumut Ingatkan Masyarakat Tak Sepelekan Prokes, Imbau Selalu Terapkan 5 M

Jubir Satgas Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah mengatakan, dengan terpaparnya Doni Monardo, membuktikan bahwa virus corona tidak mengenal pangkat

Sreenshoot youtube humas Permprov Sumut/Maurits
Juru bicara Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara dr Aris Yudhariansyah 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo mengkonfirmasi bahwa dirinya positif terpapar virus corona.

Doni Monardo selama ini diketahui sebagai sosok yang selalu menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivitasnya. Ia menilai bisa terpapar covid-19 lantaran melepas masker saat makan bersama orang lain.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah mengatakan, dengan terpaparnya Doni Monardo, membuktikan bahwa virus corona tidak mengenal pangkat dan jabatan. Covid-19 bisa menular kepada siapapun.

"Jadi dengan terpaparnya kepala BNPB Doni Monardo berarti membuktikan bahwa covid-19 itu tidak memandang pangkat dan jabatan. Siapa saja bisa kena," ucap Aris, yang dihubungi via telepon, Sabtu (23/1/2021).

Untuk itu, lanjut Aris, masyarakat diminta untuk tidak sepele dengan protokol kesehatan. Bila sebelumnya Satgas Covid-19 selalu mengkampanyekan 3 M, namun kali ini sudah bertambah menjadi 5 M.

Ia optimis bila masyarakat disiplin menegakkan 5 M, maka penularan virus corona di Indonesia, khususnya di Sumut bisa diminimalisir.

"Masyarakat kita harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Kali ini sudah 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumuman dan terakhir mengurangi mobilitas di luar ruangan atau rumah," jelasnya.

"Kalau itu sudah dijalankan, maka penularan covid-19 bisa dicegah," tambah Aris.

Di samping penerapan protokol kesehatan 5 M, vaksinasi yang kini sedang berjalan turut berperan menghambat penyebaran covid-19.

Meski kata Aris, penyuntikan vaksin sinovac saat ini mengutamakan para tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam menghadapi pasien covid-19.

"Vaksinasi saat ini masih kepada tenaga kesehatan kita. Masyarakat umum masih menunggu arahan pusat. Jadi saya tak bosan mengimbau terapkan protokol kesehatan 5 M," pungkas pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut itu.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved