Breaking News:

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Mengenal Tarian Perang Manganjaki Takal Takal pada Etnis Pakpak

Tari ini pada mulanya hidup pada masyarakat Pakpak di Kabupaten Dairi. Namun, tidak berkembang sebagaimana mestinya sebuah tradisi.

HO/Steemitcom
Rumah adat suku Pakpak di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Setiap etnis di Indonesia memiliki tarian khas yang mencerminkan identitas dan budaya masing-masing.

Satu di antaranya Tarian Manganjaki Takal Takal pada etnis Pakpak di Sumatera Utara, Minggu (24/1/2021).

Dalam buku bertajuk Mengkaji Takal-takal Tari Tradisional Pakpak, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Mohammad Saleh Nasution, mengatakan Manganjaki Takal Takal ini termasuk dalam bentuk tarik tradisional.

Tari ini pada mulanya hidup pada masyarakat Pakpak di Kabupaten Dairi. Namun, tidak berkembang sebagaimana mestinya sebuah tradisi yang digolongkan tarian rakyat atau daerah ini.

Tarian Manganjaki Takal Takal bermakna kegembiraan setelah kemenangan peperangan dari musuh.

Tarian perang ini belum memiliki bentuk dan pola gerak maupun ragam tertentu.

Jika diperhatikan pola-pola geraknya, misalanya gerak tarian tangan pria dengan wanita, berbeda dengan Nangguru (si pembawa acara).

Baik pola gerak penghinaan terhadap lawan atau musuh (Mengerangi) ataupun gerak melampiaskan kemarahan (Manganjaki), juga diselaraskan dengan pola gerak yang dinamis.

Selanjutnya, pola lantai tarian tersebut ialah melingkar. Sementara pola gerak tariannya ialah inprovisatoris.

Halaman
12
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved