Breaking News:

Eksekusi Lahan di Desa Sei Lomlom Asahan Berlangsung Ricuh, Warga vs Ketua PN Terlibat Debat Kusir

Eksekusi lahan perkebunan sawit PT Padasa Enam Utama yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Tanjungbalai di Desa Sei Lomlom, berlangsung ricuh

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Masyarakat yang mengaku memiliki tanah melakukan protes terhadap proses yang dilakukan oleh PN Tanjungbalai. 

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Eksekusi lahan perkebunan sawit PT Padasa Enam Utama yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Tanjungbalai di Desa Sei Lomlom, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, berlangsung ricuh.

Eksekusi yang dibawakan oleh Ketua PN Tanjungbalai, Salomo Ginting semula berlangsung lancar.

Namun mendadak ricuh, sebab masyarakat yang hadir menanyakan mengapa persidangan dapat berlangsung tanpa hadirnya tergugat.

"Kami merasa pengadilan berpihak kepada para penggugat. Kenapa pihak tergugat tidak hadir namun dijalankan juga ini. Ini tidak sah," kata Manik, seorang masyarakat sekitar yang juga menjadi korban.

Perdebatan kusir pun terjadi. Ketua PN Tanjungbalai langsung menimpali bahwa sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak.

"Kan sudah saya tanyakan, tadi melalui kuasanya kami membuka meskipun belum dihadiri oleh tergugat," kata

Namun, perdebatan terus terjadi dan ketua PN Tanjungbalai itu meminta kepada pihak kepolisian yang mengawal untuk memukul mundur para warga.

"Ini proses hukum, jadi siapapun yang melawan berarti melawan hukum. Polisi tolong itu dibawa keluar dari area ini," kata ketua PN.

Saat penggusuran tersebut terjadi, seorang warga, Abdul Majid mengatakan sebelumnya tanah warga sudah dihargai dengan harga Rp 35 juta.

"Kami sudah di janjikan ganti rugi Rp 35 juta per hektarenya. Tapi apa? Gaada. Penipu kalian semua," ujar Hasibuan.

Pria yang mengaku memiliki tanah seluas tiga hektare ini, merasa sakit hati dan merasa sudah diperkosa oleh penguasa. Ia juga mengatakan akan sukarela memberikan surat tersebut untuk negera.

"Ambil kamu surat kami ini. Kamu perkosa rakyat," katanya.

(CR2/TRIBUN-MEDAN.COM)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved