Breaking News:

Komisi III DPRD Kabupaten Samosir Gelar Raker Bersama Kominfo Bahas Soal Smart City

"Ke depan harapan kita pelaksanaan kegiatan sudah dapat direncanakan atau dilaksanakan mulai bulan Februari ini," pungkasnya.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Royandi Hutasoit
BARRY KUSUMA
Desa Suhi Suhi di Pulau Samosir, Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Komisi III DPRD Kabupaten Samosir melaksanakan Rapat Kerja  Komisi III DPRD Kabupaten  Samosir bersama pihak Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir terkait evaluasi program dan kegiatan Tahun Anggaran 2020 dan Program kegiatan Tahun Anggaran 2021.

Rapat Berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kabupaten Samosir pada Senin (25/01/2021). Dalam rapat tersebut, pihak DPRD mempertanyakan lanjutan pengembangan fiber optik, dan beberapa hal lainnya sekaitan dengan program Dinas Kominfo Samosir.

"Mohon dijelaskan tentang program dan kegiatan Tahun Anggaran 2020 dan Tahun Anggaran 2021, selain itu mohon ditambahkan terkait lanjutan Pengembangan Fiber Optik di Kawasan Perkantoran, Pembangunan/pembuatan Smart City, Pengembangan Website atau Portal Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mohon hal diatas dijelaskan progresnya," ujar Ketua Komisi III DPRD Jonner Simbolon dalam paparan tertulis yang diterima tribunmedan.id pada Selasa (26/1/2021).

Lebih lanjut, dalam rapat tersebut dijelaskan bahwa Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Samosir Rohani Bakkara menjelaskan ada empat program yang telah berjalan.

"Tahun Anggaran 2020 Dinas Kominfo menjelaskan ada 4 Program dan 15 Kegiatan dengan Pagu sebesar Rp. 3.711.401.533 dengan realisasi 3.615.578.920 dengan realisasi 97,42 % secara umum pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik," sambung Rohani Bakkara.

"Untuk Tahun Anggaran  2021 ada 4 Program dan 9 kegiatan dengan total pagu anggaran Rp. 6.435.104.663. Untuk pemasangan jaringan Fiber optik masih ada di sekitar Kecamatan Pangururan yang dilaksanakan oleh pihak swasta, sedangkan untuk kawasan perkantoran belum masuk dan untuk Tahun 2021 sudah ada perencanaan fiber optik dan akan dilakukan survey lapangan," demikian Rohani Bakkara.

Terkait pengembangan Smart City, pihaknya telah menyusun MoU dengan pihak kementerian.

"Untuk pengembangan Smart City kita sudah menyusun MOU dengan Kementerian dan tahun ini akan ditandatangani, konsep smart city ini diharapkan akan menjadi upaya dalam memberikan pelayanan yang lebih baik ke publik, " sambung Rohani Bakkara

Ia juga menambahkan bahwa untuk update informasi di website/ portal Pemerintah Kabupaten Samosir secara tampilan memang tidak diperbaharui akibat keterbatasan anggaran namun untuk update berita kegiatan-kegiatan pemerintah selalu di sampaikan di website.

Sekaitan dengan hal diatas Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Samosir menyampaikan beberapa masukan diantara agar pemasangan jaringan fiber optik dengan sistem dibawah tanah, perencanaan fiber optik segera dilaksanakan, pengumuman atau penyampaian informasi tentang pembangunan samosir dapat dipublish secara cepat dan bertanggungjawab.

"MoU atau masterplan tentang smart city segera ditandatangani atau ditindaklanjuti dan Koordinasi dengan SKPD dapat bersinergi dengan baik dalam penyajian data atau informasi pembangunan sedangkan untuk 24 desa yang masih blank spot atau kekosongan signal agar didata secara detail serta dapat disampaikan ke DPRD Kabupaten Samosir sebagai bahan untuk kita tindaklanjuti ke Pemerintah Atasan," sambung Jonner Simbolon.

"Ke depan harapan kita pelaksanaan kegiatan sudah dapat direncanakan atau dilaksanakan mulai bulan Februari ini," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved