Breaking News:

Sidang Sengketa Pilkada di Sumut

BREAKING NEWS, Sidang Sengketa Pilkada Asahan Sudah Dimulai di MK, Penggugat Optimis Menang

"Dalam hal ini kami sedang melakukan penggugatan di Mahkamah Konstitusi tentang TSM," ujarnya saat di hubungi, Rabu(27/1/2021).

T R IBUN-MEDAN.com/Mustaqim
Bakal Calon Bupati Asahan, Nurhajizah Marpaung (jilbab hitam) saat akan mememasuki halaman kantor KPU Asahan, Jalan Sisingamangaraja, Kisaran, Jumat (4/9/2020). Keduanya mendaftarkan bersama Henri Siregar sebagai Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Asahan 

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Sidang sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Asahan sudah dimulai di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (27/1/2021).

Sidang yang dihadiri oleh Pemohon (Paslon Nurhajizah Marpaung - Hendri), dan Pihak Termohon (KPU, Bawaslu, dan pihak terkait Paslon Surya-Taufik Zainal Abidin Siregar).

Sidang itu beragendakan pembacaan nota permohonan pemohon itu terdapat beberapa poin. Dimana menurut kuasa hukum nomor urut 01 terdapat beberapa kecurangan yang terjadi di Pilkada Asahan.

Saat dihubungi, Yahrizal Fahmi, Kuasa Hukum Paslon nomor urut 01 menjelaskan yang digugat oleh timnya karena adanya TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Masif) yang diduga dilakukan oleh tim petahana, Surya-Taufik.

"Dalam hal ini kami sedang melakukan penggugatan di Mahkamah Konstitusi tentang TSM," ujarnya saat di hubungi, Rabu(27/1/2021).

Saat ditanyakan Tribun-Medan.com apa dasar dari tim pemenangan 01 mengklaim suara 139.005 milik paslon 02 sebenarnya milik timnya.

"Ya karena TSM itu, kalau tidak karena itu, suara paslon 01 sebanyak 139.124," katanya.

Ia optimis, gugatan tersebut akan dimenangkan oleh majelis hakim. Sebab bukti-bukti mereka sudah dianggap cukup dan dapat dibuktikan.

"Pastinya kita optimis. Majelis akan memenangkan gugatan kami," pungkasnya.

(CR2/TRIBUN-MEDAN.COM)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved